Waspada! Dampak Siklon Seroja Masih akan Terasa di NTB hingga Pulau Jawa

oleh -0 views

AKSES DISINI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) menyatakan dampak Topan Tropis Seroja masih berpotensi dirasakan di Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. .

“Potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Barat, serta hujan intensitas sedang di Nusa Tenggara Timur,” kata Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto. dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Berdasarkan pantauan BMKG, saat ini siklon Seroja berada di barat daya Samudera Hindia tepatnya di 12,3 Lintang Selatan, 118,8 Bujur Timur atau sekitar 465 km barat daya Waingapu. Topan Seroja bergerak ke arah barat daya menjauhi wilayah Indonesia.

Daerah siaga hujan sedang disertai angin kencang antara lain Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar, Jembrana, Karang Asem, Klungkung, Kodya Bali, Tabanan, Bantul, Gunung Kidul, Kota Yogyakarta, Kulon Progo, Sleman, Banjarnegara, Banyumas, Batang, Blora , Boyolali, Brebes, Cilacap, Demak, Grobogan.

Baca juga:
Usai Kasus Petamburan, Hakim Lanjut Tolak Eksepsi Rizieq Kasus Megamendung

Kemudian Jepara, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Klaten, Kota Magelang, Kota Pekalongan, Kota Salatiga, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Tegal, Kudus, Magelang, Pati, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Purworejo, Rembang, Semarang, Sragen, Sukoharjo , Tegal, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo, Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Kota Malang, Kota Pasuruan, dan Kota Surabaya.

Kemudian Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, Bima, Dompu, Lombok Barat, Lombok Tengah , Lombok Timur, Sumbawa, Alor, Belu, Ende, Flores Timur, Kupang, Manggarai, Ngada, Sikka, Sumba Barat, Sumba Timur, Timor Tengah Selatan, dan Timor Tengah Utara.

Selain itu, menurut BMKG, gelombang dengan ketinggian empat hingga enam meter kemungkinan besar terjadi di perairan selatan NTB hingga selatan Pulau Sumba akibat topan tersebut.

Sedangkan di perairan barat Lampung, Samudera Hindia bagian barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan pulau Jawa hingga NTB, Samudera Hindia bagian selatan pulau Jawa, Bali, hingga pulau. Warga Rote mewaspadai ketinggian gelombang mencapai dua hingga empat meter. (Antara)

Baca juga:
Optimalkan Penerimaan Pajak Daerah, Wali Kota H.M Syahrial Launching Tim Satgas Pendapatan dan Pemasangan Alat Perekam Transaksi (Tapping Box)