Usai Jatim, Giliran PWNU Sumsel Dukung Yahya Staquf Jadi Ketua PBNU

  • Bagikan

Akses Disini, Palembang — Ketua Umum PWNU Sumsel (Sumsel) Amiruddin Nahrawi mengaku pihaknya dan seluruh PCNU se-Sumsel telah sepakat mendukung Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU. Amiruddin mengatakan, dukungan terhadap Yahya Staquf telah dideklarasikan dalam sebuah acara yang digelar di sebuah hotel di Palembang, Kamis (7/10/2021) malam, pekan lalu.

“Kami menyatakan dukungan penuh. Dukungan kami sebenarnya yang pertama di seluruh Indonesia, kemudian diikuti oleh daerah lain. Insya Allah kemenangan akan bersama Gus Yahya,” kata Amiruddin Nahrawi, Rabu (13/10/2021).

“Kami dari PWNU Sumsel dan PCNU 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan sepakat mendukung Gus Yahya sebagai Ketua Umum PBNU dan Rais Aam Kiai Miftahul Akhyar menggantikan Said Aqil. Hal itu kami sampaikan langsung dalam deklarasi di Hotel Palembang pada Kamis malam pukul 20.30 WIB,” kata pria yang akrab disapa Cak Amir itu.

Ada beberapa alasan yang mendasari dukungan terhadap Yahya Staquf. Salah satunya adalah tentang latar belakang Yahya Staquf.


teks alternatif

“Pertama, Gus Yahya memang dari keturunan kiai, walinya adalah Allah, pendiri NU, dan keluarganya memang orang-orang yang NU-nya tidak diragukan lagi, sejak kecil dia sudah NU. Karyanya ketika Presiden Gus Dur itu Gus Dur, dia juru bicara Gus Dur,” kata Cak Amir.

“Kedua, kemampuannya tidak tertandingi. Dia bisa merangkul semuanya, dari yang tua hingga yang milenial,” tambahnya.

Cak Amir meyakini Staquf Yahya akan terpilih dalam Muktamar NU yang akan digelar pada akhir tahun 2021 mendatang. Staquf Yahya diyakini tak tertandingi.

“Ya artinya Gus Yahya sudah jalan kangkung. Sliding, jadi tidak ada persaingan,” jelasnya.

Sebelumnya, PWNU Jatim juga telah memutuskan untuk mendukung KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) sebagai ketua PBNU 2021-2026. Selain mendukung KH Miftachul Ahyar sebagai Rois Aam PBNU.

Hal itu terungkap dalam rapat pleno gabungan Syuriah dan Tanfidziyah Pengurus Daerah (PWNU) NU Jawa Timur. Rapat pleno gabungan ini dipimpin langsung oleh Rois Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Anwar Mansyur, yang juga dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU KH Marzuki Mustamar. Tampak pula hadir KH Anwar Iskandar (Wakil Rais NU Jatim), KH Syafrudin Syarif Katib PWNU Jatim dan Wakil Katib Gus Kautsar serta pengurus inti PWNU Jatim lainnya.

“Alhamdulillah Mbah Kiai Anwar Mansyur telah memutuskan PWNU Jatim akan memperjuangkan Kiai Miftach sebagai Rois Aam dan Gus Yahya sebagai ketua umum,” kata KH Anwar Iskandar, usai menghadiri rapat paripurna bersama di kantor PWNU Jatim, Selasa (12/9/2021).

Editor: Alfian Risfil A

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: