Ulama Alim PPP Doakan Anies Baswedan dan Ridwan Kamil, Ada Apa?

  • Bagikan

Akses Disini, Semarang – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertemu dalam forum Musyawarah Nasional (Munas) PPP yang digelar di Pondok Pesantren Fadlu Fadlan Semarang, 17-18 Oktober 2021. dihadapan para ulama dan pengasuh pondok pesantren di Indonesia.

“Kita doakan semoga apa yang dilakukan Pak Anies Baswedan dan Pak Ridwan Kamil di masing-masing daerah lebih baik lagi dan diimplementasikan di tingkat nasional,” harap KH Abdullah Ubab Maimoen Zubair, di hadapan Anies dan Ridwan Kamil.

Doa putra mendiang KH Maimoen Zubair itu disetujui secara aklamasi oleh para kiai dan pengurus ponpes peserta Musyawarah Nasional PPP Alim Ulama. Anies Baswedan dan Ridwan Kamil yang mendengar doa itu tampak serius.

Sebelumnya, saat menyampaikan materi “Membangun dari Daerah”, Anies menyampaikan pentingnya persatuan. Menurutnya, pergaulan bisa terjalin bila ada keadilan di masyarakat.


teks alternatif

Anies mencontohkan kebijakan transportasi di Jakarta yang dijadikan ruang ketiga bagi masyarakat DKI tanpa dibatasi status sosial.

“Kami mengelola persatuan di Jakarta dengan mengelola ruang ketiga, yaitu di transportasi umum sebagai ruang yang setara untuk semua dengan membangun ruang tanpa perbedaan,” katanya.

Sementara itu, Ridwan Kamil menyampaikan tentang komitmen Provinsi Jawa Barat dalam pembangunan di bidang keagamaan. Jawa Barat, kata dia, merupakan provinsi pertama di Indonesia yang mengeluarkan Perda Pesantren.

“Jawa Barat adalah provinsi pertama yang mengeluarkan Perda Pesantren pada 1 Februari 2021. Saat ini pesantren tidak perlu membuat proposal dalam urusan pesantren karena negara telah mengalokasikan anggaran. Itulah pentingnya dakwah melalui kekuasaan,” kata Ridwan.

Musyawarah Nasional PPP Alim Ulama dihadiri oleh para Ulama dan pengasuh pondok pesantren se-Indonesia. Dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa. Turut hadir dalam pembukaan acara tersebut Sekjen PPP Arwani Thomafi, Wakil Presiden Zainut Tauhid, Ermalena dan Arsul Sani serta sejumlah elite PPP lainnya.

Penulis: Tio

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: