Tenaga Kerja Asing China Dilarang Masuk ke Indonesia, Pengamat: Akhirnya Pemerintah Mau Mendengar Suara Rakyat

  • Bagikan
Muhammadiyah-MUI Murka Dituduh Disuap China soal Muslim Uighur

Akses Disini, Jakarta – Pengamat Sosial Ekonomi Islam Anwar Abbas menyambut baik keputusan Pemerintah melalui Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pembatasan Orang Asing Masuk Wilayah Indonesia dalam Masa PPKM Darurat.

“Akhirnya pemerintah juga ingin mendengar suara-suara masyarakat yang memprotes masuknya tenaga kerja asing khususnya tenaga kerja asing dari China atau China saat kita melaksanakan PPKM,” kata Buya Anwar, panggilan akrabnya, Kamis (22/7/2021). ).

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menjelaskan, banyak masyarakat yang memprotes warga asing bebas masuk ke Indonesia, di tengah kasus Covid-19 dengan angka kematian yang sangat tinggi.

“Kami protes karena kami melihat mereka dengan mudah dan mudah masuk dan membanjiri Bandara Soekarno-Hatta dan bandara lainnya, dan mereka bebas bergerak di wilayah NKRI,” katanya.

Menurut Buya Anwar, masuknya WNA Tionghoa ke Indonesia tidak hanya terjadi pada saat PPKM Darurat, tetapi juga terjadi pada saat pemberlakuan PSBB. Dimana banyak orang dilarang mudik, sedangkan tenaga kerja asing asal China bebas masuk ke Indonesia.

“Ini jelas sangat menyakitkan bagi kita sebagai bangsa. Karena kita pemilik negeri ini dibatasi dan dilarang melakukan kegiatan di luar rumah dan mudik, tetapi yang asing diperbolehkan dan diberi hak khusus,” pungkas ketua PP Muhammadiyah.

Penulis: Tio

  • Bagikan