Spesialis Rumah Kosong Ditangkap Polisi | AksesDisini.com | Banten Hari ini

  • Bagikan

PANDEGLANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pandeglang menangkap seorang pencuri spesialis rumah kosong berinisial MZF. Penjahat berulang ini harus rela dibawa ke Mapolres Pandeglang saat asik nongkrong di kawasan Kecamatan Majasari, Pandeglang.

Kapolsek Pandeglang Kompol Herry Fitriono mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan warga yang menjadi korban pencurian.

“Kami menerima laporan dari masyarakat bahwa ada pencurian di rumahnya, yaitu pencurian kendaraan roda dua dan televisi. Kebetulan korban memiliki kamera pengintai sehingga berhasil mengamankan tersangka berinisial MZF,” kata Kapolsek saat konferensi pers, Senin (14/6/2021).

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan petugas, diketahui bahwa tersangka merupakan residivis dan pernah dipenjara dalam kasus yang sama. Oleh karena itu, petugas saat ini sedang melakukan pengembangan terhadap tersangka untuk mengetahui apakah ia juga melakukan pencurian lain di kawasan Majasari.

“Saat ini kami sedang melakukan pengembangan dan penyidikan karena siapa tahu tersangka telah melakukan tindak pencurian lainnya. TKP berada di wilayah hukum Polres Pandeglang yaitu di kawasan Majasari,” katanya.

Kapolres menjelaskan, sebelum melakukan tindak pidana, tersangka biasanya memantau situasi di sekitar lokasi yang akan dijadikan sasaran. Setelah mengetahui kondisi aman, tersangka langsung melancarkan aksinya.

“Memang dia (tersangka) spesialisasinya di rumah-rumah kosong, tapi kalau ada kesempatan dia juga mencuri kendaraan roda dua yang diparkir,” jelasnya.

Oleh karena itu, Kapolres mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyimpan kendaraan bermerek. Selain itu, ia juga berpesan kepada masyarakat untuk melengkapi kendaraannya dengan kunci ganda agar para pelaku pencurian tidak dapat melakukan aksinya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat saat memarkir kendaraannya agar lebih berhati-hati karena mencegah lebih baik daripada mengobati (kehilangan),” ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka yang saat ini mendekam di Rutan Kelas IIB Pandeglang akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Kedokteran/Red)

  • Bagikan