Sidang Kala Ramadhan, HRS Takut Batal Puasa, Kuasa Hukum Minta Ini ke Hakim

oleh -0 views

AKSES DISINIKuasa hukum Habib Rizieq Shihab meminta majelis hakim mengubah waktu pelaksanaan protokol medis atau tes usap pada terdakwa sebelum sidang. Pasalnya, pelaksanaan tes usap yang biasa diadakan dikhawatirkan membatalkan puasa.

Hal tersebut disampaikan kuasa hukum Habib Rizieq dalam sidang dengan agenda di sela-sela sidang perkara eksepsi tes swab RS UMMI di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (7/4/2021).

“Yang pertama terkait proses persidangan, tergugat beberapa kali sebelum sidang diswab. Kami ingin mengingatkan kepada majelis bahwa pekan depan sudah memasuki bulan Ramadhan, sehingga proses swab diharapkan pada malam hari,” katanya. Kata kuasa hukum Rizieq dalam persidangan.

“Agar tidak membatalkan terdakwa dalam menjalankan ibadah puasa,” lanjutnya.

Baca juga:
Ngotot Eksepsi Ditolak Hakim, Rizieq Ungkap Saksi ke Jaksa

Menanggapi permintaan kuasa hukum Rizieq, Ketua Mahkamah Agung Khadwanto mengakomodirnya. Pihaknya akan berkoordinasi dengan tim teknis.

“Soal usapnya bisa ditampung. Nanti akan diserahkan ke dinas teknis. Jadi swabnya malam hari agar tidak berbuka puasa. Kami akan coba koordinasikan dengan dinas teknis,” tuturnya. hakim.

Adapun dalam persidangan, majelis hakim memutuskan menolak eksepsi atau nota keberatan Rizieq atas dakwaan uji usap RS UMMI. Sidang akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi yang akan digelar Rabu (14/4/2021) pekan depan.

Dalam kasus tes usap RS UMMI, Habib Rizieq Shihab dituding menyebarkan berita bohong atau hoax yang menimbulkan kerancuan kondisi kesehatannya yang terpapar Covid-19 saat berada di RS UMMI Bogor.

Habib Rizieq dalam perkara tersebut didakwa berdasarkan Pasal 14 ayat (1), ayat (2), Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Ketentuan Hukum Pidana dan / atau Pasal 14 ayat (1), ayat (2) UU No. Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan / atau Pasal 216 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

Baca juga:
Hakim Tolak Pengecualian Ketiga Habib Rizieq atas Kasus Uji Usap, Ini Alasannya