Sidang Gugatan Kasus Bansos, KPK-MAKI Sepakat Tak Hadirkan Saksi dan Ahli

oleh -1 views

Akses Disini – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) selaku pemohon gugatan praperadilan terhadap KPK terkait penanganan kasus suap bantuan Kementerian Sosial, tidak menghadirkan satupun saksi atau ahli dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hari ini. .

Dengan demikian, sidang gugatan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ini dilanjutkan dengan agenda pembacaan kesimpulan.

Dalam persidangan, Ketua Majelis Hakim Nazar Effriandi awalnya mengatakan bahwa setelah terdakwa dan pemohon menyerahkan alat bukti, agenda selanjutnya adalah menghadirkan saksi dan ahli.

“Adakah saksi atau ahli dari pemohon ?,” tanya Ketua Majelis Hakim Nazar.

Baca juga:
MAKI Klaim 20 Kasus Izin Pencarian Bantuan Sosial Kementerian Sosial terbengkalai

“Kami tidak menghadirkan saksi,” jawab salah satu kuasa hukum MAKI, Rudy Marjono.

Jawaban senada juga disampaikan tergugat KPK yang diwakili kuasa hukum Natalia Kristianto.

Karena kedua pihak tidak menghadirkan saksi atau ahli, persidangan akan dilanjutkan dengan pembacaan kesimpulan yang rencananya digelar pada Jumat (8/4/2021) besok.

“(Hari) Jumat pukul 14.00 WIB,” kata Ketua Majelis Hakim Nazzar.

Dalam agenda penyampaian alat bukti, masing-masing pihak telah menyerahkan alat bukti yang dibutuhkan untuk perkara tersebut. Pemohon yakni MAKI mengajukan dua alat bukti kepada Ketua Majelis Hakim Nazar Effriandi dalam persidangan yang digelar di ruang 7 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Baca juga:
Sebut Kasus Century ke Bansos Cracking, MAKI menggugat KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

“Yang pertama legal standing-nya, yang kedua terkait informasi berita, jadi segala sesuatu yang berkaitan dengan kemajuan penanganan KPK sampai ke tempat pelaksanaannya,” kata kuasa hukum MAKI, Rudy Marjono usai persidangan.