Selain Biaya, Siapkan Ini Untuk Modal Bisnis Kuliner Akses Disini

oleh -1 views


Jago masak dan tabungan uang selangit ternyata bukan jaminan utama dalam membangun bisnis kuliner. Berbagai hal juga tetap harus Anda perhatikan dalam mempersiapkan modal usaha kuliner.

Bagaimana menurut anda? Persiapkan mental dan buku catatan, lalu simak ulasannya berikut ini!

Modal bisnis kuliner yang tepat dimulai dari perencanaan bisnis yang matang

menyusun rencana bisnis di awal membangun bisnis kuliner
Sumber: Kampus Produksi di Pexels

Sebelum memulai langkah awal dalam menjalankan bisnis kuliner, sangat wajib bagi siapapun untuk membuat rencana bisnis atau rencana bisnis yang sudah matang lebih dulu. Apakah ini benar-benar wajib? Jawabannya pasti!

Pasalnya, dengan membuat business plan maka Anda akan lebih terbantu dalam mengidentifikasi tujuan bisnis ke depan dan menyusun berbagai hal yang harus disiapkan dalam memulai bisnis ini. Selain itu, business plan juga dapat membantu Anda untuk menguji kinerja Anda dalam membangun bisnis yang mandiri. Tidak hanya rencana bisnis dari segi keuangan, Anda juga perlu merencanakan branding, target pasar, identitas merek, jenis produk kuliner yang akan dijual, dan sistem operasional.

Langkah-langkah pembuatan rencana bisnis Hal tersebut tentunya akan memberikan keuntungan yang besar bagi Anda saat memulai bisnis. Apalagi jika ingin mencari investor untuk memulai bisnis. Sebab, sebagian besar investor akan melihat dulu rencana bisnis Anda. Dengan melihat business plan yang telah Anda buat, investor dapat menilai kemampuan Anda dalam menjalankan peran sebagai wirausaha, sehingga dapat dijadikan acuan bagi investor dalam menunjang dana nantinya.

Ciptakan keunikan dan inovasi produk sebagai modal bisnis kuliner Anda

Selain kualitas produk makanan atau minuman yang dijual, nyatanya Anda juga perlu memperhatikan faktor keunikan dan inovasi dalam bisnis kuliner yang sedang dibangun. Pasalnya, bisnis kuliner itu terlihat berbeda dan dimiliki nilai jual yang unik, cenderung bertahan lebih lama dalam menghadapi persaingan.

Pasalnya, dengan memperhatikan keunikan dan terus berinovasi dari waktu ke waktu akan semakin menarik perhatian pelanggan. Jadi, dengan kata lain, inovasi yang Anda kembangkan berpotensi secara bertahap menyingkirkan pesaing.

Meski begitu, mencari keunikan dan inovasi harus dilakukan dengan tepat dan tidak sembarangan. Tetap sesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan minat (bunga) dari pasar sasaran Anda.

Anda bisa memikirkan keunikan produk kuliner Anda dari segi tampilan, bentuk, rasa, hingga kreasi penyajian dan pembuatannya. Selain itu, Anda juga bisa menentukan menu andalan yang bisa jadi unik. Prioritaskan menu-menu yang belum laku banyak orang untuk mengurangi tingkat persaingan.

Selain itu jangan lupa tentukan logo brand yang ingin ditampilkan. Pastikan logo brand yang Anda buat terlihat seunik dan seindah mungkin sehingga melekat di benak pelanggan.

Membangun manajemen tim sebagai fondasi modal bisnis kuliner yang kuat

Dalam membangun bisnis kuliner, alangkah bijaknya jika Anda tidak melakukannya sendiri. Meski impian Anda bisa membangun bisnis kuliner secara mandiri, Anda tetap membutuhkan orang lain sebagai tenaga tambahan dalam menjalankan bisnis kuliner.

Posisi yang Anda butuhkan untuk membuat manajemen tim bisa terdiri dari banyak hal. Mulai dari pemasaran, produksi, pengacara, keuangan, hingga pemasok bahan baku.

Pastikan kredibilitas setiap anggota tim Anda. Karena kemungkinan besar, energi mereka akan tetap diperbantukan dalam bisnis kuliner Anda.

Menciptakan manajemen tim tidak boleh dianggap remeh karena ini akan membantu Anda mengatur bisnis Anda, dan berguna untuk menciptakan kualitas produk yang baik dan konsisten.

Pilih lokasi bisnis yang tepat dan strategis

perhatikan lokasi usaha kuliner anda
Sumber: Vlada Karpovich di Pexels

Modal bisnis kuliner lain yang harus Anda persiapkan sebelum memulai bisnis adalah menentukan lokasi bisnis Anda. Apalagi jika Anda berniat membangun bisnis kuliner yang menyediakan fasilitas dine in, seperti restoran, cafe, atau sejenisnya.

Ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan saat menentukan tempat usaha Anda. Salah satunya, pastikan lokasi yang Anda pilih merupakan lokasi strategis yang ramai dan mudah diakses.

Namun, tetap jangan lupakan biaya hidup di tempat usaha Anda. Seperti sewa, listrik, dan pajak lainnya. Untuk itu, akan lebih baik jika Anda memilih lokasi bisnis yang memiliki nilai pajak yang tidak terlalu tinggi.

Selain itu, pertimbangkan juga lokasi pesaing dan peluang pelanggan di daerah sasaran. Pastikan Anda memilih tempat bisnis yang memiliki peluang pelanggan sesuai dengan target bisnis Anda, tetapi tidak terlalu dekat dengan bisnis kuliner sejenis.

Promosi, promosi, promosi!

Bagaimana orang akan tahu betapa enaknya makanan atau minuman yang Anda jual, jika mereka tidak pernah tahu atau mendengar merek Anda? Itulah mengapa promosi menjadi modal yang tidak kalah pentingnya dalam membangun bisnis kuliner.

Sebelum Anda mulai mempromosikan suatu produk, Anda harus membangunnya kesadaran merek agar mendapatkan konsumen sasaran sesuai rencana. Pastikan orang-orang ‘mengenal’ merek Anda terlebih dahulu.

Anda bisa mulai dengan hal yang paling sederhana, yaitu dari mulut ke mulut. Selain promosi offline, Anda juga bisa memasarkan produk melalui media sosial. Pastikan Anda tidak hanya memposting produk makanan atau sekedar minum-minum, tapi juga lebih banyak berinteraksi dengan pengguna media sosial lain, sehingga lebih banyak orang yang mengenal bisnis kuliner Anda.

Jangan lupa, tetap konsisten di berbagai platform, karena dengan begitu bisnis yang Anda bangun bisa terus berkembang dengan cepat.

Dari beberapa modal usaha kuliner berikut ini, semoga sudah mulai Anda persiapkan mulai dari sekarang. Karena bisnis yang baik selalu dimulai dengan ‘modal’ yang bagus. Tetap bersemangat untuk memulai langkah bisnis baru Anda!

Baca juga: