Sekolah Online Tak Bisa Dicerna Otak Anak

oleh -0 views

AKSES DISINI – Keinginan untuk belajar langsung di sekolah tentunya menjadi dambaan setiap siswa. Pasalnya, sudah lebih dari satu tahun anak-anak SD, SMP, hingga SMA / K belajar virtual dari rumah karena pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan Ika, warga sekitar SD Negeri Cipete Utara 15 Pagi, Jakarta Selatan. Ia menuturkan, sang adik yang saat ini duduk di bangku kelas V sangat antusias belajar tatap muka di sekolah.

“Saat pergi, dia dengan antusias mengatakan ingin bertemu dengan temannya,” kata Ika saat ditemui di lokasi, Rabu (7/4/2021).

Menurut Ika, kegiatan belajar mengajar secara online tidak efisien. Ia menilai, belajar secara langsung dan bertemu guru serta siswa lain bisa membuat adik-adiknya fokus.

Baca juga:
Perdana Antusias Sekolah Tatap Muka di Jakarta

“Karena belajar di rumah tidak efisien, (sekolah online) tidak bisa dicerna otaknya. Dengan guru yang sama, dia bisa fokus,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Ika mengungkapkan kalau dirinya juga memiliki seorang anak yang kini duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar. Katanya, anak tersebut melupakan teman-temannya karena jarang bertemu.

“Sudahlah adikku, anakku bolos sekolah saja. Aku kangen ketemu teman-temannya. Sampai-sampai dia lupa siapa teman-temannya, siapa namanya. Anakku kelas tiga, adikku kelas lima,” jelasnya Ika.

Untuk itu, Ika berharap kegiatan belajar mengajar tatap muka dapat berjalan secara berkelanjutan. Pasalnya, ia tak tega melihat anak-anak harus belajar online dari rumah.

“Kalau bisa sekolah ya, karena anak-anak sudah lama di rumah,” pungkasnya.

Baca juga:
Kantin Belum Buka, Siswa SDN Cipete Utara 15 disarankan untuk membawa bekal bekal sendiri

Secara terpisah, Kepala SDN Cipete Utara 15, Tri Cahyadi mengatakan, sebanyak 71 siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar hari ini. Untuk siswa yang tidak berpartisipasi dalam pembelajaran tatap muka, mereka akan pergi ke sekolah secara virtual.