Sambangi Masyarakat, TNI Polri Ajak Agar Tidak Membakar Hutan Dan Lahan.

oleh -0 views

Katingan – Salah satu upaya Polsek Marikit, Polres Katingan, Polda Kalteng dalam rangka pencegahan kebakaran hutan dan lahan, pihaknya rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat, Selasa (6/4/2021) pagi.

Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah, SIK, MH melalui Kapolres Marikit Ipda Firman Amir, SH membenarkan pihaknya rutin melakukan sosialisasi karhutla kepada masyarakat melalui kegiatan sambang, pemasangan spanduk, penyebaran / pemasangan informasi di Polda Kalteng Kepala, pemetaan kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memahami dan mau bekerja sama serta berperan aktif agar tidak terjadi pembakaran hutan dan lahan agar tidak menimbulkan bencana kabut asap.

Sosialisasi dilakukan oleh aparat Polsek Marikit dengan target masyarakat seperti penggarap, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh adat di Desa Tumbang Hiran, Kec. Marikit, Kab. Katingan, Prov. Kalimantan Tengah.

“Kami segera mengunjungi masyarakat di desa dengan tujuan memberikan pemahaman atau edukasi yang humanis kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan karena kegiatan tersebut dapat dikenakan sanksi hukum bagi pelaku pembakaran dan dapat menimbulkan bencana kabut asap serta berdampak pada kesehatan. . “Dia menyimpulkan. (N38)

Sosialisasi dilakukan oleh Polsek Marikit dan Koramil 1015-5 Tbg. Hiran dengan target tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda dan tokoh masyarakat yang berprofesi sebagai pembudidaya di Desa Tumbang Hiran, Kec. Marikit, Kab. Katingan, Prov. Kalimantan Tengah.

Dengan pengumuman ini diharapkan masyarakat dan perusahaan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan agar tidak menimbulkan bencana kabut asap di Kabupaten Katingan, khususnya di Kecamatan Marikit.

“Kami segera mengunjungi masyarakat di desa untuk menyampaikan secara manusiawi tentang pengumuman Kapolda Kalteng dan menyampaikan sanksi pidana terhadap kebakaran hutan dan lahan, agar masyarakat lebih mudah memahami dan tidak akan melakukan kegiatan pembakaran hutan dan lahan, “dia menyimpulkan. (N38)