Said Aqil Tentukan Jadwal Musyawarah NU Minggu Ini

  • Bagikan
Said Aqil Tentukan Jadwal Musyawarah NU Minggu Ini

Akses Disini, Jakarta — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj mengaku akan menggelar rapat bersama jajarannya untuk menentukan jadwal pasti Muktamar NU ke-34 di Lampung pekan ini.

Hal itu disampaikannya usai meninjau langsung kesiapan lokasi dan tuan rumah di kompleks Pondok Pesantren Darussa’adah, Gunung Sugih, Lampung Tengah, Senin (29/11/2021) kemarin.

“Minggu-minggu ini kita akan rapat dengan pengurus PBNU,” kata Said dalam keterangan resminya, Selasa (30/11/2021).

Musyawarah PBNU merupakan mekanisme untuk memutuskan kapan jadwal definitif kongres akan dilaksanakan ketika kondisi Musyawarah NU ke-34 belum memungkinkan terkait Covid-19.


teks alternatif

Rapat terbatas hanya akan dihadiri Ketua PBNU Said Aqil Siraj, PBNU Rais Aam Miftahul Akhyar, PBNU Katib Aam Yahya Cholil Staquf dan Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini. Hal itu berdasarkan rekomendasi dari Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konbes NU beberapa waktu lalu.

Muktamar NU semula dijadwalkan digelar pada 23-25 ​​Desember 2021. Namun, tidak tertutup kemungkinan pelaksanaan agenda muktamar tersebut bisa ditunda atau dimajukan. Hal ini tidak terlepas dari rencana pemerintah melalui Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy yang menyatakan bahwa selama libur Natal dan Tahun Baru seluruh wilayah Indonesia menerapkan PPKM Level 3.

Said tak menampik, waktu pelaksanaan muktamar NU ke-34 masih belum jelas atau belum ada keputusan definitif. Dia hanya memastikan PBNU siap menggelar kongres.

“Intinya kami siap menggelar kongres. Mengenai tanggal dan harinya belum kami tentukan. Jadi, kita cek dulu kesiapannya. Yang jelas kami siap menggelar acara NU ini,” kata Said.

Selain itu, Said mempertimbangkan aspirasi untuk memajukan dan menunda waktu pelaksanaan kongres.

Baru-baru ini dikabarkan Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar menginginkan kongres digelar pada 17 Desember mendatang. Kemudian ada seruan agar ditunda hingga Januari 2022.

“Memberikan pendapat dan pendapat adalah sah. Yang jelas minggu ini kita akan diskusikan dulu untuk menentukan tanggal pastinya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Muktamar ke-34 NU Ahmad Ishomuddin mengatakan, pihaknya sedang menunggu instruksi dan surat resmi dari PBNU untuk menggelar Muktamar.

“Kalau progres persiapan kita lanjutkan sesuai agenda,” kata Ishom.

Terkait progres pembangunan gedung utama tempat kongres dibuka, Ishom menjelaskan pihaknya akan mengerahkan segala daya untuk mempercepat pembangunan tersebut.

“Mulai hari ini, para pekerja akan bekerja lembur secara total untuk mengejar waktu penyelesaian,” katanya.

Editor: Alfian Risfil A

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan