Ratusan Buruh Tetap Kelilingi Kantor Gubernur Banten Tolak SK UMK

  • Bagikan
Ratusan Buruh Bertahan Kepung Kantor Gubernur Banten Tolak Ketetapan UMK

AKSES DISINI.com-Ratusan buruh masih melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur Banten hingga Selasa malam, 30 November 2021.

Aksi buruh dari berbagai aliansi di Banten yang dilakukan sejak sore itu berlanjut hingga pukul 21.15 WIB. Dalam aksinya, para pekerja menutup satu jalur di jalan utama provinsi. Sebagian massa tetap berada di tengah jalan.

“Massa aksi dari Cilegon. Duduk saja. Jangan anarkis. Duduk saja di jalan,” kata orator yang memanggil massa dari atas mobil komando, seperti dilansir Detik.

Massa buruh terus menuntut kenaikan UMK 2022 sebesar 10 persen dan 13,5 persen meskipun UMK kabupaten/kota di Banten telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 561/Kep.282-Huk/2021 tentang UMK di Provinsi Banten tahun 2022.

Para pekerja menolak keputusan ini. Mereka menyatakan kekecewaannya kepada gubernur. Selain karena hasil keputusan yang tidak sesuai dengan tuntutan buruh, gubernur juga tidak pernah bertemu dengan massa buruh yang sudah hampir dua minggu berunjuk rasa di jalan.

Hari ini, Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan besaran UMK di Provinsi Banten pada 2022. Kenaikan UMK tertinggi ada di Kota Tangerang Selatan sebesar 1,17%. Penetapan UMK mengacu pada peraturan perundang-undangan, seperti PP no. 36/2021 tentang Pengupahan sebagai produk hukum yang bersumber dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penciptaan Lapangan Kerja.

Berikut besaran UMK tahun 2022 di Provinsi Banten:

• Kabupaten Pandeglang tidak naik atau tetap Rp 2.800.292,64.

• Kabupaten Lebak naik menjadi Rp 2.773.590,40 dari Rp 2.751.313,18 atau naik 0,81%.

• Kabupaten Serang tidak mengalami kenaikan atau tetap Rp 4.125.186,86.

• Kabupaten Tangerang tidak mengalami kenaikan atau tetap Rp 4.230.792,65.

• Kota Tangerang naik menjadi Rp 4.285.798,90 dari Rp 4.262.015,37 atau naik 0,56%.

• Kota Tangerang Selatan naik menjadi Rp 4.280.214,51 dari Rp 4.230.792,65 atau naik 1,17%.

• Kota Cilegon naik menjadi Rp 4.430.254,18 dari Rp 4.306.772,64 atau naik 0,71%.

• Kota Serang naik menjadi Rp 3.850.526,18 dari Rp 3.810.549,10 atau naik 0,52%.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan