Punya Pegawai Beda Generasi? Pebisnis UKM Perhatikan Ini! Akses Disini

oleh -2 views


Pengusaha UKM – Membangun bisnis UKM secara umum memang sedikit berbeda jika dibandingkan dengan memimpin sebuah perusahaan. Karena sebagai Pengusaha UKM, Anda cenderung lebih terlibat langsung dalam produksi, pemasaran, dan sebagainya. Dengan kata lain, keterlibatan ini juga membuat Anda menghabiskan banyak waktu dengan karyawan atau bawahan.

Namun, pernahkah Anda mengevaluasi diri Anda sendiri saat berkomunikasi dengan karyawan dari generasi yang berbeda dengan Anda? Mengingat keberagaman generasi dalam sebuah UKM juga dapat berpengaruh pada hasil produk yang maksimal. Karena itu bisa terjadi jika semua generasi bisa bekerja sama dan menjalin komunikasi yang baik.

Agar komunikasi dalam bisnis UKM Anda terjalin dengan baik dan tidak ada celah, penting bagi Anda untuk mengetahui cara berkomunikasi dengan pekerja lintas generasi.

Bos, hindari ‘sikapsuka memerintah‘Iya!

Hindari bersikap bossy sebagai pebisnis UKM
Sumber: Koinworks

Saat memberikan penugasan kerja kepada bawahan, ada baiknya untuk menghindari cara komunikasi yang terkesan ‘bossy’ atau bossy. Sebab, hal ini justru membuat karyawan bawahan Anda merasa tertekan dan tidak dihargai sebagai karyawan.

Alhasil, secara bertahap mereka akan menjaga jarak dari Anda yang bertindak sebagai bos. Oleh karena itu, upayakan untuk memulai cara komunikasi yang lebih setara dan tidak meninggalkan kesan hirarki antara atasan dan bawahan.

Sampaikan apa yang Anda ingin pekerjaan itu lakukan kepada mereka dengan cara yang terdengar lebih seperti arahan daripada perintah. Ini akan membantu mereka merasa nyaman untuk berbagi pendapat dan melaksanakan arahan, dan juga akan membuat Anda semakin dihormati.

Pengusaha UKM juga butuh ruang

Berbeda dengan generasi sebelumnya, baik generasi milenial maupun gen Z cenderung lebih mandiri dan tidak suka memiliki ruang yang terbatas. Kebebasan dalam bekerja dan bekerja adalah kunci semangat karyawan generasi ini.

Oleh karena itu, untuk membangun tim yang lebih baik dengan bawahan, atasan perlu menjadi senior yang lebih pengertian. Hindari melakukan apa pun yang dapat mengganggu ruang gerak junior dan justru membuat mereka merasa ‘panas’.

Beri mereka ruang dan kurangi kebiasaan mencampuri urusan pribadi mereka. Selain itu, cobalah pahami bahwa anak muda tidak suka mendengar cerita panjang apalagi jika mereka tidak tertarik. Perluas empati dan kenali orang lain yang Anda ajak bicara.

Selalu beri inisiatif umpan balik kepada petugas

Pengusaha UKM harus selalu memberikan umpan balik
Ekonomi Okezone

Perlu diingat, setelah pesanan kerja Anda sebelumnya sudah diselesaikan oleh karyawan atau bawahan, jangan lupa memberi umpan balik dalam bentuk apapun. Feeback Yang dimaksud di sini mengacu pada tanggapan yang digunakan untuk memberi tahu karyawan apakah yang telah mereka lakukan benar atau memuaskan.

Terlepas dari umpan balik Apakah Anda positif atau negatif, terus berikan dukungan dan pedoman untuk karyawan. Jika Anda ingin memuji pekerjaan yang bagus, coba lakukan di depan banyak orang. Sedangkan jika ingin mengkritik, coba lakukan di tempat tertutup.

Di luar itu, tetap berikan apresiasi atas segala upaya dan kerja keras yang telah dilakukan karyawan dalam bisnis UKM Anda. Ucapkan banyak afirmasi positif yang dapat membangun keakraban dan loyalitas antar karyawan.

Jangan menjadi pengusaha UKM yang lelah

Perbedaan generasi usia juga membuat perbedaan dalam perilaku setiap orang. Bisa jadi hal-hal yang dianggap kurang sopan kini menjadi hal yang lumrah dan lumrah.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidak mudah terbawa suasana jika melihat perilaku karyawan yang terkesan kurang sopan. Karena dalam banyak kasus, mereka tidak bersungguh-sungguh.

Selama mereka tidak melanggar etika perusahaan, norma sosial, dan tidak mengurangi tanggung jawabnya dalam melakukan pekerjaan, maka tidak ada alasan bagi Anda untuk khawatir dan terbawa emosi.

Setelah mengetahui cara berkomunikasi dengan karyawan dari berbagai generasi, semoga Anda dapat lebih memahami perbedaan antar generasi dalam bisnis UKM yang sedang dijalankan. Agar bisnis UKM Anda tetap bisa fokus menghasilkan ‘produk’ yang maksimal dan terus berkembang. Jadi, mulailah menyesuaikan mulai sekarang!

Baca juga: