Puluhan Genk Motor Terjaring Razia Kepemilikan Sajam dan Molotov Cocktail

  • Bagikan
1642042573 Puluhan Genk Motor Terjaring Razia Kepemilikan Sajam dan Molotov Cocktail

1642042572 826 Puluhan Genk Motor Terjaring Razia Kepemilikan Sajam dan Molotov Cocktail

TANGERANG, AKSES DISINI – Polresta Tangerang Polres Banten dan Polsek Tangerang Polsek Tangerang menangkap belasan anggota geng motor di beberapa tempat di wilayah hukum Polres Tangerang. Penangkapan dilakukan saat Polres Tangerang dan jajaran Polsek melakukan Operasi Penciptaan Kondisi pada Sabtu dan Minggu (8-9/1).

Kapolres Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan, sebanyak 18 orang ditangkap dalam Operasi Penciptaan Kondisi tersebut. Mereka diduga anggota geng motor yang diduga kuat ingin melakukan tawuran.

“Kami telah menangkap 18 anggota geng motor yang ditangkap di 3 lokasi berbeda, yakni Kecamatan Balaraja, Kecamatan Cikupa dan Kabupaten Panongan,” kata Zain saat jumpa pers di Gedung Presisi Polres Tangerang, Senin (10/1/2022). .

Zain menjelaskan, di wilayah Polsek Panongan, 18 orang telah ditangkap, 9 di antaranya di bawah umur. “Polres Panongan sudah mengamankan 18 orang, 9 di antaranya masih di bawah umur dan dari hasil pemeriksaan dan barang bukti yang ada, kami menetapkan 11 orang sebagai tersangka,” kata Zain.

Lebih lanjut Zain mengatakan, kesebelas orang tersebut masing-masing berinisial RW (22, BI (22), PJ (17), NR (17), AF (17), AB (15), YS (16), AD (15), ER (17), HS (15), dan RP (15).

“Pelaku dengan barang bukti yang kami amankan yaitu 4 arit, 2 parang, dan 8 sepeda motor ditangkap di Jalan Raya Peusar, Desa Peusar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang,” tambah Zain.

Zain mengatakan selain Panongan, Polres Cikupa juga menangkap seorang pria berinisial MAK (16).

“Selain Panongan, Polsek Cikupa juga telah menangkap satu orang berinisial MAK (16), pria ini ditangkap di turunan Jalan Kampung Bulakan, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. MAK ditangkap karena dirinya kedapatan membawa senjata tajam seperti sabit dan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Zain.

Zain mengatakan di wilayah Balaraja, kami menangkap 6 orang, 2 di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni JW dan KM. Penangkapan dilakukan di Jalan Raya Kresek-Balaraja.

“Dari hasil penggeledahan ditemukan 4 senjata tajam jenis sabit dan bom molotov yang hasilnya diketahui bom molotov milik tersangka TG dan DF yang berhasil kabur saat penangkapan. TG dan DF saat ini sudah diamankan. masuk daftar buronan (DPO),” lanjut Zain.

Zain mengatakan, semua tersangka yang membawa dan menyimpan senjata tajam dijerat pasal 2 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara. Sedangkan tersangka pemegang bom molotov diancam Pasal 187 BIS KUHP yang diancam hukuman 8 tahun penjara.

Zain menegaskan aksi geng motor menjadi salah satu fokus Polres Tangerang. Menurutnya, aksi geng motor sudah menjadi kasus yang menonjol dan meresahkan masyarakat.

“Oleh karena itu, sebagai upaya menciptakan rasa aman, nyaman, dan tertib, saya perintahkan kepada seluruh jajaran untuk melaksanakan syarat Operasi Hak Cipta dengan melakukan patroli besar-besaran,” kata Zain.

Terakhir, Zain mengatakan akan terus melakukan patroli untuk mengamankan kawasan dari tindak kriminal, kriminalitas jalanan, dan geng motor. (ENK)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan