Pria paruh baya dengan putus asa Melompat ke Sungai Cisadane

  • Bagikan

TANGERANG-Muhammad Dinata (59), nekat terjun ke Sungai Cisadane di Desa Berkelir, Desa Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Rabu (21/7). Jenazah pria asal Desa Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, Kabupaten Tangerang itu telah hilang.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB itu terlihat oleh Suliran. Warga yang sedang melintasi Jembatan Merah yang menghubungkan Kabupaten Tangerang dengan Kabupaten Karawaci itu melihat seorang pria paruh baya berdiri di pinggir jembatan. Tidak lama, pria itu melompat ke sungai dan tak lama kemudian jasadnya tidak ditemukan.

“Saya melihatnya berdiri, tapi tak lama kemudian dia melompat. Tiba-tiba saya langsung berteriak dan mengecek ke sungai dari jembatan, saya langsung meminta bantuan warga untuk mencari orang tersebut,” ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres (Grup Radarbanteng) di tempat kejadian, Rabu (21/7).

Suliran mengatakan, warga berusaha mencari korban dengan alat seadanya. “Di lokasi kejadian, hanya sepeda motor yang terparkir di anjungan, saya dan warga lainnya berusaha mencari. Tapi tidak berhasil, karena arus di Sungai Cisadane kencang,” jelasnya.

Tim SAR gabungan dari BPBD Kota Tangerang dan PMI Kota Tangerang kemudian datang ke lokasi untuk mencari korban.

Kepala BPBD Kota Tangerang Deni Koswara menjelaskan hingga sore hari korban belum bisa ditemukan karena arusnya begitu kuat dan juga butuh waktu untuk mencari di tengah arus yang deras.

“Kami sudah berusaha bersama petugas PMI dan tim lain, kami sudah mencari dari ujung-ujungnya tapi nihil. Namun, kami akan berusaha menemukannya lagi besok,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Tangerang, Komisaris Polisi (Kompol) Yulies Andri Pratiwi, mengaku belum mengetahui motif korban bunuh diri.

“Identitasnya sudah kita punya, tapi belum tahu apa penyebabnya. Sedang kita kembangkan, motor korban sudah kita amankan di Polres Tangerang,” ujarnya.

Pemantauan Tangerang Ekspres (Grup Radarbanteng) di lokasi, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban. Jembatan merah itu banyak dikunjungi masyarakat yang penasaran ingin melihat secara langsung proses evakuasi korban. (rbnn/nda)

  • Bagikan