PPKM Darurat Perpanjang, Pemerintah Akan Berikan 6 Bantuan Ini Untuk Masyarakat – Aksesdisini.com

  • Bagikan

TEBET, AKSES DISINI — Penegakan Pembatasan Kegiatan Komunitas atau PPKM Darurat diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Pemerintah mengambil keputusan untuk memperpanjang PPKM Darurat dengan pertimbangan tingkat penularan Covid-19 masih tinggi.

Perpanjangan PPKM Darurat diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (20/7/2021).

Menurut dia, pemerintah akan terus mengevaluasi implementasinya di lapangan. Jika kasus Covid-19 mulai terkendali, bukan tidak mungkin PPKM Darurat bisa dilonggarkan pada 26 Juli 2021.

“Oleh karena itu, jika tren kasus terus menurun, maka pada 26 Juli 2021, pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap,” kata Jokowi melalui konferensi pers virtual, Selasa (20/7/2021).

Selain Jawa dan Bali, PPKM Darurat juga dilaksanakan di 15 kota di luar Jawa-Bali, antara lain; Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kota Balikpapan, Kota Bontang, Berau, Kota Batam, Kota Tanjung Pinang, Kota Bandar Lampung, Kota Mataram, Kota Sorong, Manokwari, Kota Bukittinggi, Kota Padang, Kota Padang Panjang, dan Kota Medan.

Selain perpanjangan PPKM Darurat, Jokowi juga akan mengucurkan bantuan untuk menunjang kebutuhan warga.

Dalam keterangannya, dia menyebutkan, bantuan yang dialokasikan pemerintah kepada warga untuk perlindungan sosial mencapai Rp 55,21 triliun.

“Pemerintah telah mengalokasikan Rp 55,21 triliun untuk perlindungan sosial yang dimaksudkan sebagai bantuan bagi masyarakat yang terkena dampak,” katanya.

Berikut rincian bantuan sosial yang diberikan selama perpanjangan PPKM darurat:

  1. Bantuan tunai

  2. Bantuan makanan

  3. Bantuan kuota internet

  4. Subsidi listrik

  5. Insentif untuk usaha mikro informal Rp 1,2 juta per pelaku

  6. Insentif usaha mikro Rp 1 juta per pelaku

Ia mengatakan, bantuan itu akan disalurkan. Bahkan, Jokowi menegaskan telah memerintahkan para menteri yang menanganinya untuk segera mendistribusikannya.

“Saya sudah perintahkan menteri terkait untuk segera menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang berhak,” katanya.

Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 2.950.058 orang Indonesia, sekarang ada 550.192 kasus aktif, 2.323.666 orang dinyatakan sembuh, dan 76.200 orang meninggal.

  • Bagikan