Pemerintah Tambah Anggaran Bantuan Sosial untuk Pencairan BST, PKH hingga Kuota Internet

  • Bagikan

TEBET, AKSES DISINI — Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk melanjutkan implementasi PPKM Darurat hingga 25 Juli masa depan. Jika tren kasus terus menurun, pemerintah secara bertahap akan membuka kembali berbagai sektor ekonomi pada 26 Juli.

Untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak kebijakan ini, Jokowi mengatakan pemerintah telah mengalokasikan anggaran perlindungan sosial tambahan hingga Rp 55,21 triliun.

“Untuk meringankan beban masyarakat terdampak, pemerintah telah mengalokasikan anggaran perlindungan sosial tambahan sebesar Rp 55,21 triliun,” kata Jokowi dalam keterangan pers, Selasa (20/7).

Anggaran perlindungan sosial akan disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk bantuan tunai seperti BST, BLT Desa, dan PKH; bantuan makanan; bantuan kuota internet; dan juga subsidi listrik.

Selain itu, pemerintah juga memberikan insentif bagi usaha mikro informal sebesar Rp 1,2 juta untuk sekitar satu juta usaha mikro. Ia juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran terkait untuk segera menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Dalam kesempatan ini, Presiden juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan komponen bangsa untuk bersatu padu melawan Covid-19. Memang ini keadaan yang sangat sulit, namun dengan usaha kita bersama, insya Allah kita akan segera terbebas dari Covid-19. Dan kegiatan sosial dan kegiatan ekonomi masyarakat dapat kembali normal, kata Jokowi.

  • Bagikan