Pembukaan Expo Online UMKM Kreatif Banten 2019 Meriah | AksesDisini.com -Banten Hari ini

  • Bagikan

SERANG – Dalam rangka mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui kampanye Kebanggaan Nasional Indonesia dan Kebanggaan Pariwisata Indonesia yang disinergikan dengan Festival Ekonomi Syariah (FESYAR), Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan perayaan HUT Provinsi Banten ke-21, Pemerintah Provinsi ( Pemerintah Provinsi Banten bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten menggelar rangkaian acara Karya Kreatif Banten (KKB) 2021, Senin (10/11/2021).

Banten Creative Works pada tahun 2021 juga akan menjadi ajang pameran dan kurasi produk-produk potensial UMKM, ajang peningkatan kapasitas UMKM serta ajang business matching, yaitu pertemuan bisnis yang menghubungkan UMKM dengan calon pembeli atau mitra aggregator dalam dan luar negeri di Indonesia. untuk memperluas jaringan dan meningkatkan akses ke pembiayaan yang baik. dengan bank dan dengan lembaga keuangan bukan bank.

Pembukaan acara karya kreatif Banten tahun 2021 dilaksanakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten secara hybrid, mengambil tema “Semangat Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui penguatan UMKM Go Digital.

Go Export, dan akselerasi dukungan digitalisasi di sistem pembayaran ritel dan ekonomi keuangan daerah,”
Acara KKB 2021 dibuka oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki dan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi. Turut hadir Komisi XI DPR RI untuk Dapil Banten 3, Andi Achmad Dara, Marinus Gea, dan Kepala OJK Daerah DKI Jakarta dan Banten, Dhani Gunawan Idat.

Karya Kreatif Banten 2021 terus menginspirasi berbagai UMKM dan juga platform e-commerce sehingga implementasi KKB 2021 didukung oleh beberapa langkah penguatan. Pertama, minat UMKM untuk bergabung meningkat dari 200 UMKM pada tahun lalu menjadi 400 UMKM.
Dan setelah kurasi yang ketat, jumlah peserta UMKM pada platform e-commerce di KKB menjadi 117 UMKM, meningkat lebih dari 100% dibandingkan tahun lalu.

Hal ini membuktikan minat dan daya saing UKM Banten semakin kuat. Tidak salah jika kita memberikan tagline untuk KKB 2021 sebagai “Banten Kesengsem”. Transaksi di KKB ini juga semakin mudah, didukung dengan fasilitas pembayaran QRIS.
Erwin mengatakan, jumlah merchant QRIS di Banten telah mencapai 747 ribu mechant pengguna QRIS, dimana 62% di antaranya adalah UMKM Mikro.

Ini mencantumkan Banten sebagai provinsi terbesar ke-5 di Indonesia.
Kedua, dukungan untuk platform e-commerce tahun ini sangat luar biasa, yang didukung oleh 5 platform e-commerce sedangkan tahun lalu hanya ada 1 platform, termasuk dukungan untuk platform lokal Banten yang baru dibentuk yaitu “Plaza Banten” .

Ketiga, penguatan KKB tahun ini juga akan meningkat karena akan dibarengi dengan digitalisasi transaksi ekonomi dan keuangan daerah yang didukung oleh 8 Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten pada 25-26 Oktober.

Dalam sambutannya, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi mengatakan, di tengah membaiknya perekonomian dunia yang cenderung menguat dengan penurunan kasus Covid-19, perekonomian domestik mampu tumbuh lebih baik.
Perbaikan ekonomi domestik juga didukung oleh perkembangan keuangan digital. Melalui Cetak Biru Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025, Bank Indonesia berkomitmen mendukung integrasi ekonomi dan keuangan digital Indonesia.

“Selain mendukung keuangan digital, Bank Indonesia juga mengembangkan UMKM yang fokus pada 3 (tiga) pilar kebijakan yaitu Korporatisasi, Capacity Building, dan Financing,” ujarnya.

Beberapa implementasi pengembangan UMKM yang dilakukan BI antara lain program onboarding UMKM, pengembangan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SI-APIK), replikasi model bisnis UMKM dan fasilitasi partisipasi UMKM dalam ajang promosi nasional dan internasional. Sektor UMKM mengandung aspek ekonomi kreatif, inovatif dan inspiratif yang perlu didukung bersama.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki Anggota Komisi XI DPR Wilayah 3 Banten Andi Achmad Dara, Marinus Gea dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy juga mengapresiasi upaya yang dilakukan Bank Indonesia Banten dalam upaya mengembangkan UMKM di Provinsi Banten agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.

Sejalan dengan upaya pemulihan perekonomian nasional serta perekonomian Banten di masa Pandemi ini, KKB 2021 bertujuan untuk menciptakan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan dan penguatan UMKM, khususnya dari Provinsi Banten, dalam rangka mendukung perekonomian nasional. pertumbuhan, mendorong permodalan UMKM melalui peningkatan akses produk UMKM. market place dan penggunaan QRIS sebagai fasilitas pembayaran nontunai, serta meningkatkan akses pasar UMKM ke tingkat nasional dan global.

KKB bekerja sama dengan e-commerce lokal Plaza Banten, serta e-commerce nasional, antara lain Blibli, Bukalapak, Ladara, dan Tokopedia untuk meningkatkan akses produk UMKM potensial Banten ke pasar.
Dalam Pembukaan KKB 2021, Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) juga diberikan kepada Kelompok Jahit Sukawarna, Kelompok Nelayan Serang dan Binuangen serta peresmian Pojok Wastra yang berlokasi di Lobby Bank Indonesia Provinsi Banten Gedung Kantor Perwakilan.

Pojok Sastra ini menampilkan koleksi kain tradisional pengrajin Banten sebagai wujud kepedulian dan kepedulian Bank Indonesia terhadap warisan budaya luhur Provinsi Banten. Di pojok sastra ini ditampilkan aneka batik dan kain tenun dari 8 kabupaten/kota di Provinsi Banten. (Dan / Merah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: