Pejabat Dinas Kesehatan Dihukum 4 Tahun

  • Bagikan
Aniaya Pacar Gara-gara Cemburu, Andri Dipenjara Lima Bulan

Kasus Korupsi Masker Rp3,3 Miliar

SERANG – Kepala Bidang Kesehatan dan Kefarmasian Dinas Kesehatan Banten, Lia Susanti divonis empat tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Serang, Senin (29/11) malam. Lia dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi pengadaan masker KN95 01V+ tahun 2020 senilai Rp. 3,3 miliar.

“Memidana terdakwa Lia Susanti dengan hukuman penjara empat tahun,” kata Ketua Pengadilan Negeri Serang, Slamet Widodo, saat membacakan putusan.

Lia juga diberikan hukuman tambahan berupa denda sebesar Rp. 300 juta, subsidi enam bulan penjara. Perbuatan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pengadaan dianggap terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) sampai dengan -1 KUHP. “Seperti dalam dakwaan primer,” kata Slamet.

Putusan yang dijatuhkan majelis hakim tersebut didasarkan pada pertimbangan bahwa tindakan Lia yang tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi itu memberatkan. Selain itu, tindakan Lia juga menimbulkan kerugian negara. “Tidak menunjukkan simpati dan empati karena negara dalam keadaan pandemi Covid-19,” ujarnya

Sementara pertimbangan meringankan, Lia tidak pernah dihukum, menyesali perbuatannya dan berperilaku sopan selama persidangan. Putusan pidana dan denda yang dijatuhkan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan Kejaksaan Banten. Sebelumnya, Lia divonis lima tahun penjara dan denda Rp. 400 juta, subsidi enam bulan penjara.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan