Pandemi, Ekspor Dedak Gandum Cilegon Capai Rp 294 Miliar | AksesDisini.com | Banten Hari ini

  • Bagikan

CILEGON – Karantina Pertanian Cilegon kembali merangkum data ekspor dedak gandum sebesar 58 ribu ton atau Rp294 miliar dengan frekuensi 127 kali sejak 1 Januari hingga 30 Juni 2021.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, ekspor dedak gandum hanya mencapai 29 ribu ton atau Rp115 miliar dengan frekuensi pengapalan sebanyak 112 kali.

“Artinya kinerja ekspor volume komoditas dedak gandum pada semester I mengalami peningkatan sebesar 101% dari total volume ekspor. Kalau dilihat dari nilai rupiahnya naik 154%,” jelas Arum Kusnila Dewi, Kepala Karantina Pertanian Cilegon, Kamis (22/7/2021).

Sedangkan negara tujuan ekspor adalah China, Vietnam, Thailand, Papua Nugini, East Leste, dan Jepang. Namun, Arum menjelaskan negara tujuan ekspor dedak gandum dari Cilegon adalah China.

“Meski dunia saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19, kinerja ekspor dari industri Kota Cilegon masih menunjukkan tren yang baik. Dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19, Petugas Karantina Pertanian Cilegon akan tetap melaksanakan pelayanan karantina. lakukan ini agar bisa memperlancar ekspor agar tetap berjalan lancar dan tidak mengalami penolakan,” pungkas Arum.

(Pria/Merah)

  • Bagikan