MI Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa Ekonomi Islam | AksesDisini.com | Banten Hari ini

  • Bagikan

JAKARTA – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bekerjasama dengan Institut Muamalat (MI), dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) ekonomi syariah yang kompeten yang dapat langsung terjun ke dunia industri keuangan syariah.

Hal tersebut diwujudkan dalam Workshop dan Pembekalan Magang 2021/2022, dengan tema “Skill dan Kompetensi SDM Ekonomi Syariah dalam Meraih Peluang Kerja di Industri Keuangan Syariah”.

Ketua Program Studi Ekonomi Syariah UMY Maesyaroh berharap mahasiswanya memiliki kompetensi di bidang ekonomi syariah, terampil dan siap mengelola operasional bank syariah secara efektif, serta siap berkiprah di industri perbankan syariah secara masif.

Menurutnya, mahasiswa perlu memahami (mengkaji) konsep perbankan syariah, dan menguasai berbagai keterampilan teknis perbankan, baik secara individu maupun kelompok (personal dan team skill). Sehingga nantinya mampu mengembangkannya dalam proses praktik perbankan di dunia kerja.

Dorongan (motivasi) berupa kegiatan terpadu bagi siswa secara berkesinambungan seperti sekarang ini diharapkan mampu membentuk budaya positif. Perlunya pengenalan dan simulasi kerja perbankan syariah dapat memberikan gambaran kepada mahasiswa, guna mendukung pencapaian tujuan praktik perbankan mahasiswa pada lembaga keuangan perbankan syariah,” kata Maesyaroh dalam keterangan tertulis yang diterima AksesDisini.com, Rabu. (21/7/2021).

Ia melanjutkan, dengan pembekalan workshop dan magang ini, Program Studi Ekonomi Islam FAI UMY berharap dapat mempersiapkan mahasiswa untuk memasuki lembaga keuangan syariah dalam bentuk magang. Serta mendorong mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebagai bagian dari praktisi syariah.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Muamalat Institute Anton Hendrianto mengatakan pihaknya meyakini mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah FAI UMY bisa masuk dan terserap di industri keuangan syariah saat mereka lulus.

Karena menurut Anton, dari data yang tercatat, menurut World Economic Forum, 10 keterampilan yang dibutuhkan pada tahun 2025 itu salah satunya terkait dengan industri syariah. Pasalnya, industri keuangan syariah akan terus berkembang.

“Insya Allah teman-teman dari Program Studi Ekonomi Islam FAI UMY akan terserap di dunia kerja halal. Yang penting ada dorongan, kemauan dalam diri untuk berusaha semaksimal mungkin,” kata Anton, yang menjadi fasilitator pembekalan bagi mahasiswa UMY.

Ia berharap mahasiswa ekonomi Islam dapat meningkatkan kualitasnya, sehingga menambah sumber daya manusia yang unggul di Indonesia. “Agar kita bisa melihat anak-anak muda ini bisa maju, insya Allah ini menjadi langkah awal kita untuk maju bersama. Ini (workshop) untuk mempersiapkan generasi muda yang bisa menangkap dan mengembangkan peluang besar di industri syariah,” pungkas Anton. (Merah)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
xfbml : true,
version : ‘v3.2’
});
}; (function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

  • Bagikan