Merah Putih Mengambang di Dasar Laut Selat Sunda

  • Bagikan
1629175157 Merah Putih Mengambang di Dasar Laut Selat Sunda
Merah Putih Mengambang di Dasar Laut Selat Sunda

CILEGON – Pengibaran Bendera Merah Putih di dasar laut Selat Sunda, tepatnya di sekitar Pulau Sangiang, Kabupaten Serang.

Pengibaran bendera di dasar laut memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76.

Pengibaran bendera dilakukan oleh Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia atau POSSI, Lanal Banten, Ketua Forum Komunikasi Forkopimda Cilegon, Ditpolairud Polda Banten, Badan SAR Nasional (Basarnas Banten), KONI Cilegon, Komunitas Penyelam Banten (BDC), PT Krakatau Posco, PT Krakatau Daya Listrik (KDL), PT Chandra Asri Petrochemical (CAP), PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM), Penyelam Pariwisata Banten, Pramuka Saka Bahari, dan Pramuka Sako SPN.

Pada momen pengibaran bendera bawah air, seluruh peserta upacara bawah air dan seluruh ABK duduk sejenak dalam posisi menghormati Bendera Merah Putih yang berkibar di Tiang Gapel KAL Anyer I-3-64 selama tiga menit.

Termasuk ABK KAL Tamposo I-3-34, Patkamla Panaitan, KN. Darupada Basarnas, Kapal Patroli Polairud 2005, bahkan kapal nelayan masyarakat Pulau Sangiang.

Kepala POSSI Banten, Kolonel Laut (P) Budi Iryanto, selain untuk menjaga rasa nasionalisme cinta tanah air, kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

“Jadi dengan semangat kemandirian, bersama-sama melawan pandemi Covid-19 dan patuhi protokol kesehatan. Artinya kita punya harapan besar agar kasus Covid-19 di Indonesia bisa berkurang bahkan hilang sama sekali,” kata Budi, Selasa (17/ 8).

Menurut Budi, upacara pengibaran bendera bawah laut ini merupakan yang ketiga kalinya diadakan oleh POSSI Banten dan pihak terkait di Perairan Sangiang.

Karena dilakukan di era Pandemi Covid-19, lanjut Budi, pihaknya menggelar pengibaran bendera bawah laut sesuai protokol kesehatan.

“Kegiatan ini sudah ketiga kalinya dilaksanakan. Untuk saat ini di masa pandemi, acara tetap dilaksanakan sesuai protokol kesehatan,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, rombongan melakukan kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat nelayan Pulau Sangiang di Kapal TNI AL KAL Anyer I-3-64.

Dimana sembako yang diberikan diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan keluarganya terutama di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah dan masyarakat dalam memerangi Covid-19,” ujar pria yang menjabat sebagai Danlanal Banten ini.

Wakil Ketua POSSI Cilegon AKBP Hendri Gunawan mengatakan, usai pengibaran bendera merah putih, pihaknya melakukan bakti sosial.
Sebanyak kurang lebih 1.000 paket sembako dibagikan oleh peserta acara kepada masyarakat bahari di sekitar Anyer.

“Setelah mengibarkan bendera bawah laut, kami menyerahkan kurang lebih 1.000 paket sembako. Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat maritim yang terkena dampak Covid-19,” ujarnya.

Di sisi lain, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengapresiasi kegiatan pengibaran bendera bawah laut di perairan Pulau Sanghyang.

Menurut Helldy, acara tersebut sangat bagus, dan memiliki esensi dalam terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa.

“Saya merasakan semangat persatuan dan kesatuan di acara ini. Bagaimana tidak, para penyelam mengibarkan bendera bawah laut. Pada saat yang sama, semua orang berkumpul di kapal untuk menghormati bendera merah putih, “katanya. (Bayu Mulyana)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan