Menko Airlangga: 1,47 juta tenaga kesehatan akan menerima vaksin dosis ketiga

  • Bagikan
Menko Airlangga: 1,47 Juta Nakes akan Terima Vaksin Dosis Ketiga

AKSES DISINI.com– Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan memberikan suntikan vaksin ketiga bagi tenaga kesehatan. Menurut Airlangga, ini adalah arahan Presiden Joko Widodo.

“Sesuai arahan Presiden (Jokowi), bahwa vaksinasi ketiga, booster bagi tenaga kesehatan juga akan segera diatur oleh Menteri Kesehatan, oleh Kementerian Kesehatan,” kata Airlangga saat konferensi pers virtual, Jumat (9/9). /7/2021).

Airlangga menegaskan, tenaga kesehatan menjadi garda terdepan penanganan Covid-19 di Indonesia. Kondisinya, banyak tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19. Pemerintah memandang perlu mengambil langkah-langkah untuk melindungi tenaga kesehatan di Indonesia. Rencananya, vaksin Covid-19 dosis ketiga akan disuntikkan kepada tenaga kesehatan mulai pekan depan.

“Diharapkan booster ini bisa dilakukan untuk 1,47 juta tenaga kesehatan,” kata Airlangga.

Di sisi lain, Menko Perekonomian mengakui pemerintah sedang memperluas penerapan PPKM Darurat untuk wilayah di luar Jawa-Bali.

Pemerintah telah memutuskan bahwa 15 kabupaten/kota di luar Jawa-Bali akan menerapkan PPKM Darurat. Yakni, 13 kota, seperti Tanjung Pinang, Singkawang, Padang Panjang, Balikpapan, Bandar Lampung, Pontianak, Sorong, Batam, Bontang, Bukittinggi, Padang, Mataram, dan Medan. Selain itu, di 2 kabupaten yaitu Manokwari dan Berau.

Airlangga menegaskan, pemerintah sedang menyiapkan bantuan sosial untuk 15 daerah di luar Jawa-Bali yang akan melaksanakan PPKM Darurat.

Ketua DPP Partai Golkar itu juga mengatakan, pemerintah telah menyiapkan 10 kg beras untuk 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan 10 juta KPM untuk program Bantuan Sosial Tunai (BST).

“Pemerintah sudah siapkan 20 juta, dengan 10 kg. Ini sedang dalam proses di Bulog dan di Kementerian Keuangan,” kata Menko Perekonomian.

Tidak hanya itu, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp 1,2 juta untuk 3 juta usaha mikro yang melaksanakan PPKM Darurat. Semua bantuan yang akan dikucurkan oleh pemerintah selama pelaksanaan PPKM Darurat ini sudah masuk dalam alokasi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan