Melihat Suasana Hari Pertama PTM di Kota Tangerang

  • Bagikan
Melihat Suasana Hari Pertama PTM di Kota Tangerang

AKSES DISINI.com– Pembelajaran tatap muka (PTM) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) di tengah pandemi COVID-19 dimulai di Kota Tangerang, Senin 13 September 2021.

Berdasarkan pantauan di SMPN 32 Kota Tangerang, para siswa yang sudah tiba di sekolah tersebut disambut sejumlah guru untuk memastikan siswa mengikuti protokol kesehatan COVID-19.

Para siswa juga mengantri dengan menjaga jarak dan sementara siswa lainnya mencuci tangan di beberapa wastafel yang disediakan sekolah.

Selain itu, pengukuran suhu tubuh juga menjadi syarat mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah.

Adapun setelah pemeriksaan, siswa dapat dipersilahkan masuk kelas.

Pembelajaran tatap muka (PTM) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) di tengah pandemi COVID-19 dimulai di Kota Tangerang, Senin 13 September 2021.

Berbeda dengan ruang kelas pada umumnya pada masa prapandemi, pada pembelajaran tatap muka terbatas kali ini, penataan meja dan kursi diberi jarak.

Kepala SMPN 32 Kota Tangerang, Ema Suhainah mengatakan, pada pembukaan pembelajaran tatap muka terbatas hari pertama ada 160 siswa dari kelas IX yang mengikuti pembelajaran.

“Kita bagi dari absen nomor 1 sampai 18, pembelajaran dilakukan dari jam 8 pagi sampai jam 11 malam, ada tiga pelajaran tanpa istirahat atau tanpa istirahat,” ujarnya.

Ema mengaku, untuk mengadakan pembelajaran tatap muka di sekolahnya, ia tidak menemui kendala yang berarti. Pasalnya, ia mengaku sudah menyiapkan segala sarana dan prasarana yang dibutuhkan sejak jauh-jauh hari.

Pembelajaran tatap muka (PTM) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) di tengah pandemi COVID-19 dimulai di Kota Tangerang, Senin 13 September 2021.

“Dulu Juli tahun lalu ada rencana diadakan tapi sayang itu tidak terjadi tidak lama setelah akhir tahun 2020 ada rencana (dibuka) kita sudah ada satgas COVID-19, sudah kita penuhi semuanya. , jadi saat harus offline kita sudah siap 100 persen dari kemarin kemarin,” jelasnya.

Meski hampir 90 persen pendidik di sekolah telah divaksinasi, ia tidak memungkiri masih terdapat beberapa kekurangan yang nantinya akan dijadikan bahan evaluasi agar kedepannya bisa lebih optimal baik dari segi keamanan maupun kenyamanan.

“Mungkin ke depan kita akan tambah lagi disinfektan, hand sanitizer, fasilitas cuci tangan dan sabun di setiap ruangan dengan cadangan sebagai berikut, nanti kita anggarankan untuk itu,” ujarnya.

Camat Cipondoh Rizal Ridolloh mengatakan sarana dan prasarana pendukung di SMPN 32 Kota Tangerang cukup mumpuni.

“Fasilitas dan infrastrukturnya sangat bagus, kelasnya juga sesuai dengan yang telah disampaikan oleh petugas pemantau,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Pemuda itu merinci, saat ini ada 6 sekolah di Kecamatan Cipondoh yang menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas, di antaranya 2 SMP negeri dan 4 SMP swasta.

“Kami akan terus melakukan pemantauan di seluruh dunia, tetapi hari ini kami semua berbagi tugas pemantauan dan mungkin sore ini kami akan melakukan evaluasi,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: