Lagi-lagi Kota Bogor Terapkan Ganjil Genap, Ini 17 Posko Isolasi! – Aksesdisini.com

  • Bagikan

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR – Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) melalui Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor kembali menerapkan sistem ganjil genap (Gage) untuk menekan mobilitas masyarakat.

Kapolsek Kota Bogor, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro mengatakan, rencana pelaksanaan Gage di Kota Bogor mulai Jumat 23 Juli 2021 hingga Minggu 26 Juli 2021.

“Sistem Gage akan kami terapkan kembali di Kota Bogor, mengingat pada masa PPKM Darurat di Kota Bogor, mobilitas masyarakat masih tinggi,” Kamis, 22 Juli 2021.

Berdasarkan hasil evaluasi selama dua minggu pelaksanaan PPKM Darurat, volume kendaraan di Kota Bogor masih sangat tinggi. “Kota Bogor memiliki mobilitas ke dalam zona hitam. Artinya masih banyak kendaraan yang melintas di Kota Bogor, makanya akan kami upayakan untuk menekan hal ini,” ujarnya.

Tingginya mobilitas kendaraan di Kota Bogor disebabkan karena Kota Bogor merupakan daerah perlintasan. Berdasarkan laporan di lapangan, masyarakat yang melintas adalah mereka yang berasal dari sektor esensial, kritis, dan masyarakat yang ingin berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Apalagi, dalam beberapa hari terakhir, bantuan sosial sudah mulai disalurkan. Sehingga diprediksi arus lalu lintas dari masyarakat yang ingin berbelanja kebutuhan akan meningkat.

“Oleh karena itu, Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor akan menerapkan Gage mulai Jumat hingga Minggu. Jika hasilnya cukup efektif untuk mengurangi mobilitas, kami akan lanjutkan di hari biasa,” jelasnya.

Susatyo menambahkan, terkait pemeriksaan pekerja di sektor esensial, non-esensial, dan kritis, pihaknya akan mengerahkan tim khusus untuk memantau setiap kantor. Sehingga, petugas di lapangan hanya membalikkan arah kendaraan yang tidak sesuai ganjil genap, dan tidak mengecek kelengkapan surat jalan atau STRP.

“Agar tidak terjadi perdebatan di jalanan. Saat kita menerapkan ganjil genap dengan pola dari melarang kita, kita ubah menjadi mengatur agar orang bergiliran bersabar,” jelasnya.

Soal check point, kata Susatyo, akan berlaku situasional. Baik di dalam kota, maupun di dalam batas kota yang akan diberlakukan selama 24 jam.

Sekadar informasi, Polres Bogor Kota bersama Satgas Covid-19 Kota Bogor telah membentuk 17 posko pemblokiran arus lalu lintas, guna menekan mobilitas masyarakat.

Ke-17 posko isolasi tersebut tersebar di sejumlah wilayah di Kota Bogor. Terutama di sejumlah ruas jalan protokol di Kota Bogor dan kawasan perbatasan antara Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.

Berikut 17 posko pemblokiran arus lalu lintas di Kota Bogor:

Persimpangan Jembatan Merah

Simpang Empang

Simpang Baranangsiang

Simpang MCD Lodaya

Persimpangan Pos Terpadu Juanda

Persimpangan Denpom

Persimpangan Jambu

Persimpangan Pom Bensin Air Mancur Vivo

Simpang eks Bak kelipatan dua.

Underpass Soleh Iskandar

Simpang Tol Borro

Masukan SPBU Veteran

Simpang Salabenda

simpang ciawi

simpang dramaga

Simpang Yasmin

Simpang Brimob Kedung Halang

  • Bagikan