Kritik Jokowi Hadiri Nikahan Atta

oleh -0 views
AKSES DISINIDirektur Eksekutif Lokataru Haris Azhar mengkritik momen pertemuan Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di pernikahan pasangan selebriti Atta Halilintar – Aurel Hermansyah.

Haris Azhar menegaskan, tidak salah jika pejabat negara menghadiri sebuah pesta pernikahan. Namun, dalam kasus ini ia menyoroti kerumunan orang yang membicarakan ketidakadilan.

Untuk membantah dalil yang menyebut pemerintah tidak adil, Haris Azhar dengan tegas menantang pemerintah untuk melakukan perlakuan serupa terhadap perkawinan lain.

Demikian disampaikan Haris Azhar saat menjadi narasumber Program Rekaman Demokrasi, Selasa (6/4/2021) malam.

Baca juga:
Jokowi Tegaskan Intoleransi Harus Hilang dari Ibu Pertiwi

Dalam hal ini pula, Haris Azhar menyoroti kabar pernikahan Atta-Aurel yang dibagikan oleh akun Sekretarias Negara (Setneg).

Haris Azhar soal Jokowi dan Prabowo menghadiri pernikahan Atta-Aurel (YouTube / TVOneNews).
Haris Azhar soal Jokowi dan Prabowo menghadiri pernikahan Atta-Aurel (YouTube / TVOneNews).

Menyoroti hal tersebut, Haris Azhar secara tidak langsung mengatakan bahwa pernikahan pasangan selebriti muda tersebut menggunakan fasilitas negara.

“Pertama, apakah salah jika pejabat menghadiri pernikahan? Tidak. Tidak salah, tapi kalau dalam konteks kesibukan kemarin, soal penggunaan fasilitas negara, website, siaran di Sekretariat Negara, mungkin tidak boleh, tapi berbicara tentang keadilan, ”kata Haris Azhar seperti dikutip Suara. com.

Haris Azhar kemudian menantang pemerintah, apakah pada hari Sabtu akun resmi pemerintah juga akan menyiarkan pernikahan warganegara lain atau tidak.

“Mungkinkah Sabtu besok, ada lebih banyak warga yang menikah di Sumba Timur atau di NTT yang terkena musibah tapi sudah ada jadwal pernikahan yang disiarkan,” tantang Haris Azhar.

Baca juga:
Aurel Hermansyah kecewa belum jadi istri Atta Halilintar, kok bisa?

“Bisa atau Sabtu nanti, website Sekretariat Negara juga akan menayangkan pernikahan di tengah situasi bencana di NTT untuk menggugurkan kandungan (dianggap tidak adil,” imbuhnya.

)();
window._fbq = window._fbq || [];
window._fbq.push([‘track’, ‘6034302946714’, ‘value’:’0.00′,’currency’:’USD’]);