KPK Pertajam Bukti Kasus Suap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

oleh -0 views

AKSES DISINI – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut sejumlah arus kas kepada tersangka Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dalam kasus suap izin anggaran 2020-2021.

Ini setelah penyidik antikorupsi memeriksa saksi Fery Tandiady sebagai pengusaha dan Muhammad Irham Samad, mahasiswa.

“Para saksi sudah dijajaki ilmunya, termasuk dugaan aliran uang, baik yang diterima tersangka NA (Nurdin Abdullah) melalui tersangka UGD (Edy Rahmat) maupun aliran uang dari tersangka NA ke berbagai pihak,” kata Plt KPK. juru bicara Ali Fikri. dikonfirmasi pada Rabu (7/4/2021).

Selain itu, penyidik antikorupsi juga memanggil pegawai negeri sipil (PNS) Idham Kadir dan anggota DPRD Eric Horas. Namun, keduanya tidak hadir dalam pemeriksaan pada Selasa (6/4/2021) kemarin.

Baca juga:
35 Hari di Rutan KPK, Begini Kesehatan Nurdin Abdullah

“Tidak hadir dan langsung dijadwal ulang,” kata Ali.

Diketahui, Nurdin saat ini mendekam di rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur. Dia dan lima orang lainnya ditangkap dalam operasi penangkapan KPK pada 27 Februari dini hari tadi.

Nurdin dan dua orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka sehari setelah ditangkap. Ia diduga terlibat kasus suap dan gratifikasi dalam pengadaan barang dan jasa, serta perizinan sejumlah proyek infrastruktur di Sulawesi Selatan.