KPK Akui Eks Anak Buah Anies Sudah Jadi Tersangka Kasus Tanah Munjul

oleh -0 views

AKSES DISINI – Deputi Penindakan KPK Karyoto mengatakan, pihaknya telah menetapkan tiga tersangka kasus korupsi pembebasan lahan di Munjul, Desa Pondok Rangon, Jakarta Timur.

“Sudah ditetapkan tiga (tersangka kasus korupsi tanah Munjul),” kata Karyoto di Gedung Merah Putih KPK Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (6/4/2021).

Salah satu nama yang menjadi tersangka adalah Yoory Corneles.

Yoory baru-baru ini dipecat oleh Gubernur Anies Baswedan dari jabatannya sebagai Direktur Utama Perusahaan Daerah Pembangunan Sarana Jaya.

Baca juga:
Dari 100 yang terpilih, hanya 85 sekolah di Jakarta yang diizinkan buka besok

Terkait dugaan keterlibatan pengusaha Rudy Hartono dalam kasus korupsi tanah Munjul, Karyoto mengatakan Rudy masih berstatus saksi.

“Untuk masalah Rudi Hartono, Munjul saat ini masih berstatus saksi,” kata Karyoto.

Namun, Karyoto belum bisa menjelaskan secara detail soal kasus ini, serta keterlibatan Rudy.

Seperti diketahui, Rudi dipanggil penyidik ​​antikorupsi. Namun, dia tidak hadir pada panggilan tersebut.

“Kalau hari pertama tidak datang, kami akan panggil untuk kedua kalinya aturannya seperti itu,” kata Karyoto.

Baca juga:
Pergantian Poster Anies-Gatot Menjadi Calon Presiden 2024 Beredar di Media Sosial

Sebelumnya, istri Rudy Hartono, Deputy Director PT. Adonara Propertindo Anja Rimbingewe sudah diperiksa penyidik ​​sebagai saksi.

Mereka diganggu penyidik ​​di sejumlah proses pertanahan di Munjul hingga korupsi.

“Anja membenarkan, antara lain terkait proses pengadaan dan pembayaran pembebasan lahan di Munjul,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.

Dalam kasus ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah melakukan pencegahan terhadap mereka yang diduga terlibat di luar negeri.

Pencegahan dilakukan penyidik ​​antikorupsi dengan mengirimkan surat ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

“Pencegahan keluar negeri bagi beberapa pihak ini dilakukan selama enam bulan terhitung sejak 26 Februari 2021,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu (24/3).