Kejari Tingkatkan Status Perkara di Salah Satu OPD Cilegon |gon AksesDisini.com | Banten Hari ini

  • Bagikan

CILEGON – Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon pada Kamis (27/7/2021) resmi meningkatkan status penyidikan perkara hukum terhadap salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan kerja Pemkot Cilegon menjadi penyidikan. .

Dalam keterangan persnya usai melaksanakan upacara virtual dalam rangka Hari Adhyaksa Bhakti ke-61, Jaksa Agung Cilegon, Ely Kusumastuti belum membeberkan OPD yang bersangkutan dan kasus hukum yang ditangani Seksi Pidana Khusus (Pidsus).

“Saya tandatangani Sprindik tadi pagi. Setelah penyidikan, sebenarnya tidak apa-apa kalau kita buka, tapi saya tidak mau kalau OPD disebut-sebut akan membuat geger pemerintah dan masyarakat Cilegon. Apalagi kami masih fokus pada pelaksanaan PPKM (Penegakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat),” kata Ely Kusumastuti.

Ely mengatakan, penegakan kasus hukum yang diduga mengarah pada penyalahgunaan wewenang dan tindak pidana korupsi atas nama OPD yang masih dirahasiakan itu, telah dikoordinasikan antara pihaknya dengan Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian.

“Yang jelas ini merupakan bentuk komitmen kami kepada Pemkot. Walikota dan saya sudah sepakat untuk reformasi birokrasi, tidak ada yang salah dengan pelayanan, orang yang salah adalah orangnya. Kalau ada oknum yang menyalahgunakan kewenangan, menyalahi amanat, namanya reformasi birokrasi, harus dibersihkan,” jelasnya didampingi seluruh pejabat Kejari Cilegon.

Meski status kasusnya telah ditingkatkan, Kejari Cilegon belum menetapkan tersangka dalam kasus hukum yang dimaksud.

“Yang pasti itu salah satu kantor di Kota Cilegon, tapi nama kantornya belum bisa kami sebutkan. Kami juga ingin membangun gengsi dan wibawa penegak hukum di Kota Cilegon, jadi kami tidak main-main. Kita ingin kurangi agar tidak ada yang ribut, dan akan kita umumkan setelah masa PPKM selesai,” jelasnya.(dev/merah)

  • Bagikan