Jangan Suka Pamer Tindakan Arogan!

oleh -0 views

AKSES DISINI Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya meminta maaf setelah sempat melarang media menyiarkan tindak kekerasan atau arogansi aparat melalui penerbitan telegram. Setelah memicu kontroversi, Kapolres akhirnya mencabut aturan tersebut, Selasa (6/4/201) kemarin.

Selain meminta maaf, Listyo memberikan ultimatum kepada seluruh anggotanya agar tidak bersikap sombong di depan publik, apalagi saat mereka sedang bertugas di lapangan.

Jenderal Listyo seperti dikutip dari Antara, Rabu (7/4/2021) awalnya terungkap bahwa pencabutan TR terkait pelarangan media merupakan wujud Polri yang tidak anti kritik, mau mendengarkan dan menerima masukan dari masyarakat.

“Dan sekali lagi mohon maaf atas salah tafsir yang merepotkan teman-teman media, sekali lagi kami selalu membutuhkan koreksi dari media dan teman-teman dari luar untuk membenahi institusi Polri agar bisa lebih baik lagi,” ujarnya, Selasa malam.

Baca juga:
Kapolri Cabut Telegram Larangan Media Tunjukkan Kekerasan Polisi

Mantan Kepala Bareskrim Polri itu meluruskan keterangan terkait Telegram Kapolri Nomor ST / 750 / IV / HUM.3.4.5. / 2021 tanggal 5 April 2021, dan mencabutnya dengan diterbitkannya Telegram Nomor ST / 759 / IV / HUM.3.4.5. / 2021 tanggal 6 April 2021.

Sigit menjelaskan, niat dan antusiasme awal surat telegram tersebut adalah meminta polisi tidak bersikap arogan atau menjalankan tugasnya sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Jenderal bintang empat itu berpesan kepada seluruh anggota Polri untuk terus bertindak tegas, namun juga mengedepankan sisi humanis dalam penegakan hukum di masyarakat.

“Arahan saya, Polri bisa tampil tegas, tapi humanis,” kata Sigit.

Menurutnya, beberapa tayangan media masih melihat banyak anggota yang bersikap arogan. Perilaku aparat kepolisian selalu menjadi sorotan publik melalui pemberitaan media.

Baca juga:
Surat Telegram Kapolri Segera Dicabut, Komnas HAM: Mudah-mudahan tidak terulang

Oleh karena itu, Sigit memberikan arahan agar anggota lebih berhati-hati saat tampil di lapangan, tidak melakukan tindakan berlebihan sehingga terlihat sombong.