Imbauan Tentang Menjaga Kelestarian Ekosistem Dan Lingkungan Perairan Di Das Mentaya Sampit

oleh -0 views

Polda Kalteng, Polda Kotim, Analisnews.co.id – Sampit (08/04/2021) Satpolairud Polres Kotim jajaran Polda Kalteng melakukan imbauan kepada masyarakat akuatik agar menjaga ekosistem dan lingkungan perairan Das Mentaya dengan tidak melakukan penangkapan ikan dengan cara diracuni, dipetik dan dibom ikan karena hal tersebut. Kegiatan tersebut dapat merusak ekosistem perairan khususnya DAS Mentaya Sampit, Kabupaten Kotim, Provinsi Kalimantan Tengah.

Anggota Satpolairud Polres Kotim Brigpol Cecep D memberikan penjelasan kepada masyarakat akuatik dan memberikan contoh efek samping akibat illegal fishing dengan racun, strum dan bom ikan.

Kegiatan himbauan ini dilakukan dengan tujuan untuk mencegah kerusakan ekosistem di DAS Mentaya Sampit karena dilakukan illegal fishing yang dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat itu sendiri, khususnya nelayan tradisional nelayan dan pemancing.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, SIK, M.Si. Melalui Kasatpolairud Kapolsek Kotim AKP Herbet Parluhutan Simanjuntak, SH menyampaikan imbauan terus dilakukan kepada masyarakat akuatik dan selalu diingatkan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akuatik agar tidak menangkap ikan dengan alat pingsan, racun dan bom ikan karena akan menimbulkan berdampak pada kerusakan ekosistem dan lingkungan perairan. sangat cepat, dan jika penangkapan dilakukan dengan cara yang disebutkan di atas. Mungkin ikan di Das Mentaya akan berkurang drastis karena benih dan biota sungai rusak dan hilang akibat larangan penangkapan ikan seperti tersebut di atas.

Kasatpolairud Polres Kotim menambahkan, kegiatan penangkapan ikan dengan alat strum, racun, dan bom ikan dapat dikategorikan sebagai kejahatan di sektor perikanan.

Ia juga menyampaikan jika masyarakat akuatik melihat atau menemukan kegiatan penangkapan ikan baik dengan cara strum, racun maupun bom ikan maka masyarakat akuatik dapat segera melapor ke Satpolairud Polres Kotim untuk ditindaklanjuti dan juga mengimbau kepada masyarakat akuatik agar tidak membuang sampah. ke sungai dan bersama-sama menjaga kelestarian ekosistem dan lingkungan, tambah Das Mentaya.(PolairudSpt-02).