Hamili ABG, Pemuda Pakuhaji Dibui

  • Bagikan

TANGERANG-SAS (23), akhirnya meringkuk di sel tahanan Mapolresto Kota Tangerang. Pemuda asal Desa Pelonco, Desa Rawa Boni, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang itu dituduh menghamili SA (14).

Informasi yang didapat, SAS mengenal SA pada Desember 2020. Keduanya berkenalan melalui media sosial (medsos) facebook. Setelah komunikasi yang intens, SAS mengundang anak besar baru (ABG) untuk bertemu. Saat bertemu, SAS membawa SA ke rumahnya. Nah, saat di rumah, SAS meniduri SA.

Akibat hubungan intim tersebut, SA pun hamil. Kehamilan SA juga diketahui oleh orang tuanya. “Orang tua korban curiga, karena perut anak membesar. Setelah dilakukan tes kehamilan, ternyata korban diketahui hamil,” kata Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). ) Ardi Rahananto, Senin (19/7).

Setelah diinterogasi, SA mengaku telah dihamili oleh SAS yang dikenalnya facebook. Orang tua korban memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tangerang Kota. Polisi yang menerima laporan itu langsung memburu pelaku.

“Kami sedang memeriksa saksi, melakukan kasus, menetapkan tersangka, dan kami melakukan penangkapan terhadap pelaku. Jadi, pelaku telah ditahan dan posisinya ditahan,” katanya.

Ardi mengaku SAS yang disergap di kediamannya membantah tudingan itu. Namun, setelah berbagai bukti ditunjukkan, para pelaku tidak bisa mengelak. “Harus mengelak, setelah kami keluarkan laporan dan barang bukti, kemudian pelaku bungkam dan mengakui semua perbuatannya. Keluarga pelaku juga tidak bisa berbuat apa-apa, setelah mengetahui perbuatan anaknya,” ujarnya.

Atas perbuatannya, SAS diduga melanggar Pasal 76D sudah Pasal 81 ayat (1) dan (2) atau Pasal 76E sudah Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016.

“Tahap penanganan selanjutnya, berkas perkara akan kami kirimkan ke Kejaksaan,” pungkasnya. (rbnn/nda)

  • Bagikan