Hadapi Ancaman Omicron, DPR Minta Pemerintah Siapkan Skenario Terburuk

  • Bagikan
Wagub DKI Catat 162 Kasus Omicron di Jakarta

Akses Disini, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati meminta pemerintah belajar dari kasus Covid-19 varian Delta pada gelombang kedua yang telah dilalui. Tujuannya adalah untuk melakukan perbaikan yang signifikan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi Omicron yang jumlah kasusnya mencapai 572 per 12 Januari.

“Kami minta agar segala persiapan dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi gelombang ketiga dengan varian Omicron ini,” kata Kurniasih kepada wartawan, Sabtu (15/1/2022).

Kurniasih juga meminta pemerintah gencar menyebarluaskan informasi varian Omicron kepada masyarakat. Sebab, dikhawatirkan orang hanya akan menyimpulkan bahwa gejala Omicron lebih ringan sehingga kehilangan kewaspadaan.

“Dari ratusan kasus Omicron hari ini, ada dua yang masuk kategori sedang membutuhkan bantuan oksigen. Meski disebut lebih ringan, itu tetap merupakan gejala yang memerlukan pengobatan,” katanya.


teks alternatif

Misalnya, pemerintah memutuskan perawatan di rumah. Ia meminta dukungan dan kesiapan obat dan telemedicine yang jauh lebih memadai dan cepat.

“Kalau ada gejala demam atau batuk tetap butuh obat kan. Lalu sistem telemedicine seperti apa yang tepat, cepat dan akurat? Ini harus disiapkan dari sekarang,” jelasnya.

Selain obat-obatan, persediaan vitamin, oksigen, dan fasilitas isolasi terpusat juga perlu disiapkan jika banyak rumah yang tidak memadai untuk isolasi mandiri.

“Itu bagian dari perencanaan untuk kemungkinan terburuk. Jika kita sudah menyiapkan skenario terburuk, maka kita akan jauh lebih waspada menghadapi skenario yang lebih ringan. Mitigasinya harus seperti itu,” kata politisi PKS itu.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, sebelumnya mengatakan kasus varian Omicron bertambah 66 sehingga total per 12 Januari menjadi 572 kasus. Kasus yang berasal dari luar negeri wisatawan masih mendominasi.

Tambahan 66 kasus Omicron berasal dari 33 Pelaku Perjalanan Asing (PPLN). Sedangkan 33 lainnya berasal dari transmisi lokal.

Ratusan pasien Omicron menjalani masa karantina dengan jumlah terbanyak di RS Atlet Kemayoran, yakni sekitar 339 orang. Dari total 572 kasus Omicron Indonesia, 565 di antaranya berada di Jakarta.

Penulis: Tio

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan