Ekonomi Banten Tumbuh 4,44% – aksesdisini.com

  • Bagikan
Ekonomi Banten Tumbuh 4,44%

SERANG – Meskipun masih dalam kondisi pandemi Covid-19, tapi perekonomian Banten pada tahun 2021 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas harga berlaku mencapai Rp665,92 triliun dan PDRB per kapita sebesar Rp55,21 juta atau US$ 3.858,51 . Dengan begitu, ekonomi Banten pada tahun 2021 tumbuh 4,44 persen dibandingkan tahun 2020.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, Dody Herlando mengatakan, dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi di lapangan usaha pengadaan listrik dan gas yang mencapai 12,76 persen. “Sementara dari sisi pengeluaran, komponen total net ekspor mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 33,28 persen,” ujar Dody, kemarin.

Ia menjelaskan, ekonomi Banten triwulan IV 2021 terhadap triwulan IV 2020 tumbuh 5,19 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, lapangan usaha pertambangan dan pertumbuhan mengalami pertumbuhan sebesar 18,65 persen. Dari sisi pengeluaran, komponen total net ekspor mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 46,79 persen.

Sementara itu, lanjutnya, ekonomi Banten triwulan IV 2021 terhadap triwulan III 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 3,68 persen (q-to-q). “Di masa ini, dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi di lapangan usaha transportasi dan pergudangan yang mencapai 26,89 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dimiliki oleh komponen konsumsi pemerintah sebesar 20,89 persen,” terangnya.

Dody, memaparkan beberapa lapangan usaha yang memiliki kontribusi atau saham besar terhadap perekonomian Banten, yang pada tahun 2021 mengalami pertumbuhan di antaranya lapangan usaha industri sebesar 4,93 persen, lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 1,84 persen, lapangan usaha real estate sebesar 3,00 persen, lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar 5,61 persen, serta lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 0,56 persen. Sedangkan lapangan usaha yang memiliki peran terbesar pertama adalah konstruksi sebesar 10,81 persen.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan