Dua Pekerja Gowes dari Tangerang ke Mandalika, Perjalanan 1.300 Km

  • Bagikan
1642014670 Dua Pekerja Gowes dari Tangerang ke Mandalika Perjalanan 1300 Km

AKSES DISINI.com-Dua pekerja PT Gajah Tunggal patut diacungi jempol karena berhasil bersepeda atau bersepeda dari Tangerang, Banten hingga Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Dua pekerja yang berhasil menempuh jarak kurang lebih 1.300 kilometer itu adalah Eko Goetheng dan Tanzilal.

Mereka mengira, riding kali ini memecahkan rekor tersendiri karena berhasil menempuh jarak terjauh.

1642014670 788 Dua Pekerja Gowes dari Tangerang ke Mandalika Perjalanan 1300 Km

“Saya sangat suka bersepeda. Dan ini memanfaatkan libur panjang untuk bersepeda ke Mandalika. Akhirnya mereka sampai dari Tangerang ke Mandalika,” ujarnya saat dihubungi TangerangNews, Rabu 12 Januari 2022.

Eko yang merupakan alumnus Politeknik Gajah Tunggal angkatan 7 ini mengatakan butuh waktu 19 hari untuk sampai di Mandalika dari Tangerang menggunakan sepeda.

1642014670 714 Dua Pekerja Gowes dari Tangerang ke Mandalika Perjalanan 1300 Km

“Saya sudah biasa bersepeda. Saya juga ke Pemalang untuk mudik tahunan dengan sepeda. Tapi kali ini saya berhasil ke Mandalika, saya rasa saya memecahkan rekor sendiri dalam hobi bersepeda,” katanya.

Ia mulai bersepeda dari Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pada Jumat, 24 Desember 2021 pukul 21.30 WIB, dan tiba di Mandalika pada 11 Januari 2022. Sambil bersepeda, kata Eko, ia tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

1642014670 517 Dua Pekerja Gowes dari Tangerang ke Mandalika Perjalanan 1300 Km

“Jadi jarak yang ditempuh kurang lebih 1.300 kilometer. Prinsipnya sehari saya menempuh 100 kilometer, karena selebihnya saya gunakan untuk istirahat,” ujarnya.

Berbagai suka dan duka dialami Eko saat mengayuh sepedanya dari Tangerang menuju Mandalika.

Asyiknya, di sepanjang perjalanan selalu bertemu dengan teman-teman berkuda baru, yang diistilahkan dengan motto ‘satu sepeda, satu juta saudara’.

1642014670 437 Dua Pekerja Gowes dari Tangerang ke Mandalika Perjalanan 1300 Km

Selain itu, sesampainya di batas kota, Eko yang tergabung dalam Komunitas Goweser ini selalu disapa oleh klub sepeda setempat, kemudian diajak kulineran, dan diberi tempat istirahat di camp, hingga keesokan paginya ia dijemput. dikirim ke batas kota berikutnya.

Begitu terus dari kota ke kota, sehingga jarak tidak begitu terasa karena selalu senang bertemu teman lama dan baru. “Lebih tepatnya, kita harus menyebutnya keramahan gowes. Jika menemukan jalan turun, pemandangan indah itu dianggap bonus,” ujarnya.

1642014670 409 Dua Pekerja Gowes dari Tangerang ke Mandalika Perjalanan 1300 Km

Sedangkan kesedihan yang dirasakan adalah ketika angin bertiup kencang di sepanjang jalur pantura dan panas terik di sepanjang jalan serta saat hujan deras. Selain faktor cuaca, hal yang kurang enak dirasakan adalah saat jalan banyak berlubang dan saat haus atau lapar tapi tidak ada warung. “Dan juga saat motornya bermasalah dan saat terkilir,” tambahnya.

“Namun semua duka ini tidak cukup menjadi alasan untuk kembali. Semangat kita bulat untuk terus ke Mandalika,” imbuhnya.

1642014670 881 Dua Pekerja Gowes dari Tangerang ke Mandalika Perjalanan 1300 Km

Ketua Yayasan Keluarga Alumni Gajah Tunggal (Kalpati) Ery Yudha mengatakan, kegiatan bersepeda Eko dan Tanzilal patut diacungi jempol.

Ery menilai kegiatan tersebut sangat positif dan perlu diberikan apresiasi setinggi-tingginya. Ia juga mengucapkan terima kasih karena telah membawa harum nama Kalpati dan Gajah Tunggal.

“Terutama bisa menjalin silaturahmi sepanjang jalan dengan alumni di kota-kota yang dilalui,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan