Dua Emas PON XX Sebagai Kado Pernikahan Dexy | AksesDisini.com -Banten Hari ini

  • Bagikan

BANTEN – Nama Dexy Priany, atlet layar Banten, tercatat sebagai atlet Banten tersukses sejauh ini di ajang PON. Ya, Dexy sejauh ini tercatat sebagai atlet individu peraih medali emas terbanyak di Banten dengan dua medali emas. Dexy memercayai dua emas sebagai hadiah pernikahan dengan gadis pujaannya asal Anyer, Nurmala. Dexy dan Nurmala menikah pada 5 Agustus 2021 atau baru 2 bulan yang lalu.

Dua emas Dexy di PON XX/2020 Papua dari RS One Putra dan RS Open One Marathon dalam kompetisi di Patai Hamadi, Kota Jayapura. Dexy mampu mengalahkan peselancar asal DKI Jakarta, Ridwan Ramadhan, yang menjadi pasangannya di Pelatnas SEA Games.
“Alhamdulillah saya bisa mengalahkan Ridwan saat kompetisi, dia sulit dikalahkan, selama ini saya selalu kalah darinya. Di event terakhir di Malaysia tahun 2019 dan saat seleksi di Asian Games 2018, saya kalah dari Ridwan. ,” kenang Dexy.
Karena itu, Dexy bertekad mengalahkan Ridwan di PON XX dan keinginan itu terkabul.
Ia mengaku cukup sulit untuk mengalahkan Ridwan selama pertandingan, namun ia mengakui kemauan tinggi Dexy dan dorongan dari para pelatih membuatnya tampil all out. Dari 12 balapan yang dilalui Dexy, 7 kali ia mampu keluar sebagai pemenang dan 7 kemenangan diraih atas Ridwan.
“Saya pakai tenaga di power, Ridwan lemah pumping, saya kejar dia dan Alhamdulillah saya berhasil terus melaju. Saya sempat gagal dan tertinggal jauh dari Ridwan di race 2, tapi pelatih (Asep Yusuf Syahril dan Joko Sulistiyo) melanjutkan. untuk memotivasi saya dan di race 3 dan seterusnya saya selalu bisa menang atas Ridwan,” kata Dexy.
Namun, dalam setiap kompetisi, Dexy mengakui, doa kepada Tuhan dan doa orang tua sangat efektif untuk meningkatkan kepercayaan dirinya. Doa ibu dan keluarga sangat membantu Animah dalam menjalani kompetisi sehingga bisa meraih gelar juara.
Oleh karena itu, lanjut Dexy, pihaknya ingin memaksimalkan pemberian dan perhatian dari pemerintah daerah, baik Kabupaten Tangerang maupun Provinsi Banten, untuk bisa membangun rumah orang tua. “Saya ingin membahagiakan orang tua saya, terutama ibu saya. Kalau saya dapat bonus dari pemerintah daerah, saya ingin membangun rumah untuk ibu saya,” kata Dexy.
Dexy pun mengaku, dua medali emas itu tak lepas dari semangatnya meraih prestasi karena sang istri Nurmala. Wanita itu menikah sebelum PON XX Papua pada 5 Agustus. “Dua medali emas rezeki dari Tuhan untuk pernikahan saya dengan Nurmala,” kata Dexy sambil tersenyum.
Soal karir ke depan, pria kelahiran 13 Maret ini menyatakan tekadnya untuk bisa menembus kompetisi internasional dengan membela Indonesia di SEA Games atau Asian Games. Dexy sangat ingin bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia di kedua ajang tersebut.
Adapun kelayakan Dexy untuk disebut sebagai The Next Oka, sebagai atlet selancar angin tersukses di Indonesia, pelatih Dexy Joko Sulistiyo sangat tepat. Apalagi saat ini usia Dexy masih tergolong muda, yakni 21 tahun.
Dengan kata lain, Dexy masih berpeluang mengikuti jejak peselancar bernama lengkap I Gusti Made Oka Sulaksana, menjadi juara nasional dan internasional di usia 50 tahun. “Kemampuan Dexy masih bisa berkembang ke arah itu (internasional). juara), level kemampuannya masih bisa ditingkatkan,” pungkas Joko. (Merah/PON)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: