Diundang Polda, Dilaporkan Absen – aksesdisini.com

  • Bagikan
Diundang Polda, Terlapor Absen

Dugaan Pemerasan Pemilik Gudang

SERANG-EA, diberitakan dugaan pemerasan pemilik gudang di Balaraja, Kabupaten Tangerang itu tidak sesuai dengan undangan penyidik ​​Polda Banten. wartawan media on line diminta untuk menjelaskan tuduhan tersebut.

Kabag Humas Polrestabes Banten Komisaris Besar (Kombes) Pol Shinto Silitonga menyayangkan ketidakhadiran EA. Padahal, undangan tersebut merupakan kesempatan bagi EA untuk mengungkap peristiwa yang terjadi berdasarkan versinya.

“Memang undangan itu bisa digunakan EA untuk menyampaikan fakta kejadian (versi EA-red),” kata Shinto, Kamis (13/1).

Shinto mengatakan, undangan klarifikasi itu dikirim Senin (10/1). Hingga Rabu (12/1) lalu, EA tidak hadir atas undangan penyidik ​​Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Banten. “Sesuai surat undangan klarifikasi, EA dijadwalkan akan diperiksa pada Senin (10/1),” kata Shinto.

Dugaan pemerasan dilaporkan oleh Rofiq Hakim. Pemilik gudang di kawasan Balaraja mengatakan, EA masuk ke kawasan gudang dengan dalih menutupi barang ilegal pada 16 November 2021. Setelah peliputan, EA menulis laporan tentang gudang Rofiq yang menyimpan barang ilegal. “Informasi awal yang mengatakan selundupan menurut tulisan EA (berita-red) tapi ternyata barangnya legal,” kata Shinto.

Tak hanya menuding gudang penyimpanan barang ilegal, EA juga dituduh memeras Rofiq. EA, menurut laporan Rofiq, meminta uang dalam jumlah besar. Tidak terima, Rofiq melaporkannya ke Polres Banten.

“Akhir Desember 2021, Rofiq Hakim melapor ke Polrestabes Banten dengan pasal pidana pemerasan dan masuk ke pekarangan tertutup orang lain secara melawan hukum,” kata Shinto.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan