Dijaring Raid, 15 Remaja Putri di Kost Tangerang Selatan Diduga Terlibat Prostitusi

  • Bagikan
Terjaring Razia, 15 Remaja Putri di Indekos Tangsel Diduga Terlibat Prostitusi 

AKSES DISINI.com-Puluhan remaja putri tertangkap saat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan melakukan penggerebekan di salah satu rumah kos di RT 01/04 Kelurahan Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis 13 Januari 2022 malam. .

Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Perundang-undangan Satpol PP Tangsel Sapta Mulyana mengatakan, penggerebekan dilakukan karena rumah kos tersebut diduga menjadi sarang prostitusi online.

“Malam ini, dari kos-kosan tersebut kami mengamankan sebanyak 15 perempuan. Selain itu, ada juga sembilan laki-laki,” kata Sapta usai penggerebekan.

Saat digerebek, masih ada sejumlah remaja putri yang masih berada di dalam ruangan. Beberapa di antaranya, terlihat masih mengenakan pakaian minim.

Sapta menduga kuat puluhan remaja putri itu terlibat prostitusi online. “Kalau kita lihat indikasinya, mereka sedang menjajaki diri atau menyediakan layanan ini melalui aplikasi,” kata Sapta.

Dijaring Raid 15 Remaja Putri di Kost Tangerang Selatan Diduga

Padahal, rata-rata usia remaja yang terjaring razia tersebut masih di bawah umur. “Anak-anak yang ditangkap ini terbukti masih muda dan tidak memiliki identitas. KTP, SIM mereka tidak bisa ditunjukkan. Mereka masih di bawah umur, jadi tidak bisa membuatnya,” kata Sapta.

Selain menangkap puluhan perempuan dan sembilan laki-laki, dalam razia tersebut petugas juga menemukan sejumlah barang bukti. “Kami menemukan beberapa alat kontrasepsi,” tambahnya.

Selain menggerebek rumah kos, Satpol PP Kota Tangerang Selatan juga menggerebek salah satu penginapan harian di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.

“Di lokasi ini kami mengamankan enam pasangan yang belum menikah di kamar sendirian. Di sana kami juga menemukan alat kontrasepsi,” tambahnya.

Usai menggerebek dua lokasi tersebut, Satpol PP Kota Tangerang Selatan langsung membawa kabur seluruh perempuan dan laki-laki yang ditangkap dalam operasi ini.

“Ini semua akan kita ambil, cek, BAP, dan minta informasinya. Kita akan panggil orang tuanya. Kemudian kita akan panggil pemilik atau pengelolanya,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan