Diciduk di Jakarta, Buronan Samin Tan Resmi Ditahan KPK

oleh -1 views

AKSES DISINIKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan pemilik PT. Borneo Lumbung Energi, Samin Tan, Selasa (6/4/2021). Samin Tan adalah buronan lembaga anti korupsi sejak namanya masuk daftar buronan pada 1 Februari 2019.

Samin Tan didakwa dalam kasus suap pemutusan Kontrak Karya Pengusaha Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT).

Samin Tan diketahui ditangkap tim Satgas KPK pada Senin (5/4/2021) kemarin. KPK menangkap Samin Tan saat berada di Jakarta.

Badan anti korupsi baru-baru ini mengumumkan penahanan Samin Tan. Sejak kemarin, tersangka, Samin Tan, diperiksa secara intensif.

Baca juga:
3 dari 7 buron di luar negeri, KPK memastikan belum ada yang meninggal

Deputi Penegakan Komisi Pemberantasan Korupsi Karyoto mengatakan, Samin Tan akan ditahan selama 20 hari pertama mulai 6 April hingga 25 April 2021.

“Selama 20 hari pertama, penahanan dilakukan di Rutan KPK di Gedung Merah Putih KPK,” kata Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (6/4/2021).

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, sebelum ditahan, tersangka Samin Tan akan diisolasi sementara secara mandiri selama 14 hari di Lot C-1.

Dalam kasus ini, Samin Tan diduga meminta bantuan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih untuk menangani masalah pemutusan hubungan kerja Generasi 3 PKP2B di Kalimantan Tengah.

PKP2B tersebut antara PT AKT yang telah diakuisisi oleh perusahaan milik Samin Tan, dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Baca juga:
Harun Masiku Berita Terbaru, KPK Yakin Tidak Kabur ke Luar Negeri

Eni, yang kini menjadi terpidana kasus suap proyek PLTU Riau-1, diduga menyetujui permintaan Samin Tan. Eni juga disebut-sebut meminta uang kepada Samin sebesar Rp. 5 milyar untuk membantu biaya kampanye suaminya di Temanggung, Jawa Tengah.