Covid Harian RI Meningkat 33.772, Kematian Pecahkan Rekor 1.383 Orang

  • Bagikan
Covid Harian RI Bertambah 33.772, Kematian Pecah Rekor 1.383 Orang

Akses Disini, Jakarta — Kasus positif virus corona (Covid-19) bertambah 33.772 pada hari ini, Rabu (21/7). Dengan demikian, total kasus positif COVID-19 di Indonesia sejak Maret 2020 mencapai 2.983.830.

Penurunan jumlah kasus hari ini dibarengi dengan penurunan jumlah tes Corona. Jumlah spesimen yang diperiksa tercatat hanya 155.330 sampel. Jumlah spesimen ini merupakan yang terendah dalam seminggu terakhir.

Berikut data lengkap jumlah spesimen lengkap dengan jumlah harian kasus Corona:

14 Juli: 240.724 spesimen (54.517 kasus)
15 Juli: 249.059 spesimen (56.757 kasus)
16 Juli: 258.532 spesimen (54.000 kasus)
17 Juli: 251.392 spesimen (51.925 kasus)
18 Juli: 193.437 spesimen (44.721 kasus)
19 Juli: 160.686 spesimen (34.257 kasus)
20 Juli: 179.275 spesimen (38.325 kasus)
21 Juli: 153.330 spesimen (33.772 kasus)

Selanjutnya, jumlah pasien sembuh hari ini bertambah 32.887 sehingga total pasien sembuh menjadi 2.356.553.

Kemudian pasien yang meninggal bertambah sebanyak 1.383, sekaligus rekor tertinggi sejak pandemi. Dengan demikian, total kematian akibat Covid-19 mencapai 77.583 orang.

Untuk kasus aktif atau pasien yang masih dalam perawatan dan isolasi mandiri hingga saat ini mencapai 549.694 orang, meningkat 498 orang dari kemarin.

Sedangkan total kasus suspek Covid-19 sebanyak 271.662 orang.

Dalam beberapa pekan terakhir, kasus positif Covid-19 di Indonesia terus meningkat dengan sejumlah rekor baru.

Tambahan kasus baru bahkan sudah di atas 50 ribu, dengan angka tertinggi pada Kamis (15/7) mencapai 56.757 kasus. Selain itu, kasus kematian juga mencatat rekor baru pada Senin (19/7) dengan tambahan 1.338.

Pemerintah diketahui akan memperpanjang PPKM Darurat hingga 25 Juli mendatang.

Namun, saat ini pemerintah tidak lagi menggunakan istilah PPKM Darurat melainkan menggantinya dengan PPKM Tingkat 4.

Hal ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penerapan Pembatasan Aktivitas Masyarakat Tingkat 4 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Dalam Instruksi tersebut, penetapan tingkat daerah berpedoman pada indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang ditetapkan Menteri Kesehatan.

Presiden Joko Widodo mengatakan pembukaan akan dilakukan secara bertahap mulai 26 Juli jika ada penurunan kasus.

Sejumlah relaksasi bagi dunia usaha juga telah dilakukan, di antaranya pasar tradisional yang menjual sembako yang diperbolehkan buka setiap hari hingga pukul 20.00 dengan daya tampung pengunjung 50 persen dan protokol kesehatan yang ketat.

Ia juga mengatakan, pasar tradisional selain yang menjual kebutuhan pokok, diperbolehkan buka hingga pukul 15.00 dengan kapasitas pengunjung yang sama dan prosedur yang ketat sesuai dengan peraturan pemerintah daerah masing-masing.

Jokowi kemudian menjelaskan bahwa warung makan, pedagang kaki lima, kapak jajan dan sejenisnya yang memiliki tempat usahanya di ruang terbuka diperbolehkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat hingga pukul 21.00.

Editor: Alfian Risfil A

  • Bagikan