Ciri Khas Stres Karyawan yang Harus Diketahui CEO Akses Disini

oleh -2 views


Fitur CEO – Kebanyakan orang pasti pernah mengalami stres dan tekanan saat bekerja? Ini berlaku tidak hanya untuk atasan atau pemilik perusahaan, tetapi juga untuk karyawan. Namun, sebagai seorang leader atau CEO, tahukah Anda apa saja ciri-ciri stressor yang sering dialami karyawan di tempat kerja?

Apakah hanya karena bosnya? Atau bahkan dari rekan kerja? Hal ini perlu Anda ketahui untuk memantau kondisi karyawan yang di sisi lain dapat mempengaruhi kinerjanya bagi perusahaan. Berikut sejumlah faktor penyebab stres di tempat kerja.

CEO harus mengetahui karakteristik stres karyawan dimulai dari tempat kerja yang tidak sesuai ekspektasi

Salah satu faktor penyebab stres adalah ketika tempat kerja tidak memenuhi harapan. Tugas yang semestinya terasa ringan justru menjadi beban bagi karyawan karena melebihi batas kemampuannya.

Belum lagi jika Anda sebagai atasan juga selalu memberi tekanan pada tugasnya untuk diselesaikan dalam waktu singkat. Padahal, dengan porsi tugas yang besar dan tenggat waktu yang sempit, sebagian besar karyawan tidak akan bisa mengerjakannya sendiri.

Oleh karena itu, ingatlah untuk tidak terlalu membebani karyawan. Selain itu, beri mereka kesempatan untuk menyampaikan keluhannya jika merasa tidak mampu menjalankan tugas tertentu. Dengan begitu, Anda sebagai pemimpin bisa lebih diapresiasi oleh karyawan.

Perdebatan terus-menerus adalah ciri lain dari penyebab stres lainnya

ciri stres dipicu oleh perdebatan tanpa henti
newbridges.co.uk

Siapa Anda termasuk orang yang suka berdebat? Bahkan, hal ini bisa memicu sebagian orang untuk semakin merasa stres dan tertekan saat berada di kantor.

Meski sebagian orang menganggap wajar jika memasuki dunia kerja pasti melibatkan berbagai konflik, hal ini juga tidak akan berdampak baik jika dilakukan secara terus menerus.

Cobalah untuk tidak terus menerus menyalahkan diri sendiri atau orang lain. Pasalnya, perselisihan yang terjadi di tempat kerja seringkali membuat seseorang menjadi kurang percaya diri.

Ingatlah bahwa setiap orang memiliki pendapatnya sendiri. Setiap orang di dalam perusahaan memiliki hak yang sama untuk memberikan pendapat, selama hal tersebut bertujuan untuk memberikan kesan positif bagi perusahaan.

CEO tidak memberikan kesempatan yang sama kepada kebanyakan karyawan

Terjebak dalam posisi statis dan tidak pernah meningkat, seringkali memicu stres dalam bekerja. Apalagi jika karyawan Anda merasa berada dalam situasi yang tidak kemana-mana, meski bekerja lebih keras dan mencari cara untuk meningkatkan kinerja mereka sebagai karyawan. para karyawan.

Saat ini, Anda perlu sering-sering mengundang brainstorming dan memberikan arahan kepada karyawan. Selain itu, jangan ragu untuk memberikan kesempatan kepada setiap karyawan untuk bekerja dan meningkatkan kinerja.

Dengan demikian, karyawan akan lebih ‘dipersepsikan’ dan akan lebih semangat meningkatkan produktivitas di perusahaan Anda.

Terlalu banyak tuntutan

Coba ingat-ingat lagi, apakah tugas yang diberikan kepada karyawan tersebut sudah ideal atau berlebihan? Jika ternyata pekerjaan yang diberikan belum selesai, bisa jadi karena tugas yang diberikan tidak sesuai dengan kemampuan karyawan.

Padahal, ini bisa menjadi salah satu faktor penyebab stres di kantor. Belum lagi jika arahan dalam melaksanakan tugas tidak diberikan dengan jelas.

Untuk itu berikan kesempatan kepada karyawan untuk menyampaikan kemampuannya secara jujur. Jika mereka merasa
menolak, menanggapi secara positif, dan akan lebih baik lagi jika Anda menawarkan bantuan tambahan
melakukan terlalu banyak tugas.

Setiap orang memiliki titik-titik tekanan tersendiri yang memicu stres. Ini tidak bisa dihindari dan bisa menyerang siapa saja. Sebagai seorang pemimpin, cobalah untuk mengidentifikasi apa itu penyebab stres bagi diri Anda dan karyawan, sehingga Anda dapat menemukan cara yang tepat untuk menghadapinya.

Sumber gambar: Tom Pumford di Unsplash

Baca juga: