Celah Korupsi Kelebihan Bayaran – aksesdisini.com

  • Bagikan
1642013595 Celah Korupsi Kelebihan Bayaran – aksesdisinicom

Kejaksaan Akan Menyelidiki Temuan BPK

SERANG – Lebih bayar pekerjaan konstruksi gedung RS Banten 8 lantai dan pembangunan stadion di kawasan sport center sekitar Rp. Rp 5 miliar yang ditemukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) disorot oleh para aktivis antikorupsi.

Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Misbah Hasan, mengatakan kasus kelebihan pembayaran proyek di pemerintah daerah merupakan celah bagi praktik korupsi. Menurutnya, hal ini sering terjadi dalam pengadaan barang dan jasa.

“Yang pasti ini salah satu celah korupsi yang sering terjadi,” kata Misbah kepada wartawan kemarin.

Lanjut dia, yang dimaksud dengan lebih bayar adalah nilai proyek lebih tinggi dari harga sebenarnya yang terungkap dalam hasil audit BPK. Menurut Misbah, praktik korupsi proyek ini bisa berjalan mulus jika lolos dari pengawasan BPK. Hal ini disebabkan pemeriksaan BPK bersifat sampling test, sehingga tidak semua transaksi keuangan diinvestigasi. Pada umumnya, lebih bayar terjadi karena proses pengadaan barang atau jasa tidak mengikuti standar harga yang ditetapkan pemerintah. “Setiap tahun pemerintah provinsi wajib membuat standar harga barang sebagai acuan pengadaan barang atau jasa,” ujarnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Banten Bersih, Adam Alfian, mendukung langkah Komisi III DPRD Banten mendalami temuan BPK, agar lebih bayar tidak menjadi celah korupsi. “Temuan BPK ini menjadi bukti bahwa pemerintah provinsi lemah dalam pemantauan dan evaluasi sehingga terjadi kelebihan pembayaran,” katanya.

Lanjut dia, lebih bayar harus dipertanggungjawabkan karena berpotensi merugikan keuangan negara. “Reformasi birokrasi di Banten masih berjalan, sehingga perlu pengawasan yang lebih ekstra tidak hanya dari dewan tetapi juga dari masyarakat,” ujarnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan