Biaya Haji Diperkirakan Naik Jadi Rp 44 Juta, PKS Minta Negara Beri Subsidi

oleh -0 views

AKSES DISINIBukhori Yusuf, anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKS, mengatakan pemerintah perlu memberikan subsidi untuk biaya penyelenggaraan haji. Subsidi dibutuhkan untuk menekan biaya haji, yang diperkirakan akan meningkat, seiring dengan peningkatan biaya protokol kesehatan.

Menurut Bukhori, jika tidak ditangani dengan bijak, kenaikan biaya haji bisa mencapai 26,5 persen. Akibatnya, biaya yang harus dikeluarkan akan memberatkan calon jemaah.

“Negara harus hadir dalam situasi ini. Pemerintah harus memberikan subsidi haji, terutama alokasi anggaran untuk pelaksanaan protokol kesehatan seperti tes usap, isolasi, dan kegiatan terkait,” kata Bukhori dalam keterangannya, Rabu (7/4 /). 2021).

Bukhori mengatakan berdasarkan Pasal 44 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Haji disebutkan bahwa sumber pendanaan penyelenggaraan haji salah satunya dapat bersumber dari APBN selain BIPIH, dana efisiensi, dan nilai manfaat. .

Baca juga:
Kabar baik! Saudi Pastikan Selalu Beri Tambahan Kuota Haji ke Indonesia

Selain subsidi, cara lain untuk menekan biaya haji kaya Bukhori adalah melalui peran aktif Kementerian Kesehatan. Ia meminta Kementerian Kesehatan berperan proaktif terhadap calon jemaah haji sesuai amanat UU Haji.

“Tujuan penyelenggaraan haji adalah untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada jamaah agar dapat menjalankan ibadahnya sesuai syariat. Saya kira inilah ruang bagi pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan menjadi hadir untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakatnya. Oleh karena itu, bukan tidak mungkin jika biaya PCR dapat ditanggung oleh Kementerian Kesehatan atau setidaknya dapat ditekan bagi jamaah, ”kata Bukhori.

Ketua DPP PKS mengusulkan agar karantina jemaah haji yang kembali ke Tanah Air dilakukan secara mandiri, di kediaman masing-masing. Pilihan ini, harapan Bukhori, dapat menekan biaya haji daripada mengharuskan jamaah melakukan karantina di asrama haji yang berakibat membengkaknya biaya.

“Semua usulan ini kami ajukan sebagai bentuk advokasi kami untuk kepentingan calon jemaah yang nasibnya masih terkatung-katung hingga saat ini. Kehadiran negara sangat ditunggu-tunggu untuk memberikan kabar gembira kepada mereka.” Oleh karena itu, pihak PKS Fraksi mendorong segala alternatif agar biaya haji tahun ini bisa ditekan agar tidak menyulitkan masyarakat khususnya calon jemaah, ”ujarnya.

Biaya Haji Akan Meningkat

Baca juga:
Pemerintah Arab Saudi Akan Memberikan Tambahan Kuota Haji untuk Indonesia

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu mengatakan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) selama musim haji tahun 2021 kemungkinan akan meningkat. Ini karena ada biaya tambahan untuk protokol kesehatan.