Besaran UMK Provinsi Banten 2022 Ditetapkan, Berikut Detailnya

  • Bagikan
Besaran UMK 2022 Provinsi Banten Ditetapkan, Ini Rinciannya

AKSES DISINI.com-Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten atau Kota (UMK) di Provinsi Banten tahun 2022. Kenaikan UMK tertinggi terjadi di Kota Tangerang Selatan sebesar 1,17%.

“Pemerintah Provinsi Banten dalam hal ini Gubernur Banten telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota untuk seluruh Provinsi Banten,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Al Hamidi dalam keterangan tertulis, Selasa, 30 November 2021.

Menurutnya, atas arahan Gubernur, penetapan UMK harus mengacu pada peraturan perundang-undangan, seperti PP. 36/2021 tentang Pengupahan sebagai produk hukum yang bersumber dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penciptaan Lapangan Kerja.

“Tiga daerah yang tidak mengalami kenaikan pada UMK 2022, yakni Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Pandeglang,” jelasnya.

Berikut besaran UMK tahun 2022 di Provinsi Banten:

  • Kabupaten Pandeglang tidak ada kenaikan atau tetap Rp 2.800.292,64.
  • Kabupaten Lebak naik menjadi Rp 2.773.590,40 dari Rp 2.751.313,18 atau naik 0,81%.
  • Kabupaten Serang tidak ada kenaikan atau masih Rp 4.125.186,86.
  • Kabupaten Tangerang tidak mengalami kenaikan atau tetap Rp 4.230.792,65.
  • Kota Tangerang naik menjadi Rp 4.285.798,90 dari Rp 4.262.015,37 atau naik 0,56%.
  • Kota Tangerang Selatan naik menjadi Rp 4.280.214,51 dari Rp 4.230.792,65 atau naik 1,17%.
  • Kota Cilegon naik menjadi Rp 4.430.254,18 dari Rp 4.306.772,64 atau naik 0,71%.
  • Kota Serang naik menjadi Rp 3.850.526,18 dari Rp 3.810.549,10 atau naik 0,52%.


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan