Polda Riau Ungkap Motif Tersangka Pembunuhan “Wanita Dalam Septic Tank” Kejam..!! – Akses Disini

1624524493 Polda Riau Ungkap Motif Tersangka Pembunuhan Wanita Dalam Septic Tank

Analisnews, Polres Pekanbaru_Riau berhasil mengungkap kasus pembunuhan wanita di septic tank yang terjadi di Perumahan Griya Sakti, Kecamatan Tapung, Kabupaten. Kampar Mei lalu. Dimana, korban (Siti Hamidah) dan bayi yang dikandungnya dibunuh secara brutal oleh suaminya sendiri berinisial AIP dengan mencekik dan membekap korban dengan bantal.

Pembebasan langsung dipimpin Kapolres Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun, Dirjen Pol Polda Riau Kompol Teddy Ristiawan, Kabag Humas Polda Riau. Polda Riau, Kombes Pol Sunarto dan Kapolres Kampar Muhammad Khalid. Rabu Sore, (23/06/2021) bertempat di Mapolrestabes Riau, Kapolres Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menjelaskan, pembunuhan keji ini berawal dari perselisihan dalam rumah tangga antara korban (Siti Hamidah) dan tersangka (AIP) suami korban.Polda Riau Ungkap Motif Tersangka Pembunuhan Wanita Dalam Septic Tank

Jumat lalu (21/05) korban (Siti Hamidah) dan tersangka (AIP) terlibat adu mulut pada pukul 12.00 WIB di rumahnya dan disaksikan oleh kedua anaknya. Tersangka (AIP) menuduh korban (Siti Hamidah) selingkuh. Kemudian, saat korban berada di dapur, tersangka memulai aksinya dengan mencekik dan menjepit korban. Selanjutnya tersangka membawa korban ke kamarnya, dan saat berada di dalam kamar, tersangka melihat korban (Siti Hamidah) masih bernafas. Dengan niat membunuh korban, tersangka melakukan perbuatan keji dengan membekap korban dengan bantal hingga akhirnya korban (Siti Hamidah) meninggal dunia,”. Jelaskan kepada Agung Kemudian, untuk menghilangkan jejak, tersangka memindahkan kedua anaknya ke rumah bibinya dan memanggil tukang kebun untuk menggali lubang di depan rumahnya dengan alasan septic tank rusak.Setelah lubang dibuat, tersangka memerintahkan tukang kebun untuk pergi dan memasukkan korban (Siti Hamidah) ke dalam septic tank. tangki Hubungkan Kepala Polisi

Kepada tetangga, tersangka mengatakan korban (Siti Hamidah) keluar rumah. Dan pada tanggal 30 Mei, tersangka hendak kabur dan menghubungi keluarganya yang berada di bukit tinggi untuk dijemput dengan alasan sakit. Tersangka juga membawa barang milik korban berupa cincin, handphone Samsung S100 dan sepeda motor N-Max yang digunakan tersangka dan adiknya ke sebuah bukit yang tinggi. Said Agung Mendapat informasi keberadaan tersangka, tim khusus (Timsus) Polda Riau mulai bergerak dan melakukan pengejaran. Mulai dari rumah keluarga tersangka di perbukitan tinggi, Jakarta hingga Jawa Tengah. Dan akhirnya, Selasa (22/06) pukul 16.00 wib Timsus Polda Riau dibantu Dirreskrimum Polda Jatim dan Polres Nganjuk berhasil menangkap tersangka di sebuah gudang kelapa di Kota Nganjuk. dia berkata

Jadi, dengan apa yang dilakukan tersangka (AIP) merupakan kejahatan keji terhadap hukum, penyidik ‚Äč‚Äčkepolisian akan bekerja secara profesional dalam membangun proses pidana ini. Akhirnya, tersangka dapat dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya di pengadilan. pungkas Kapolda Riau.(rls/end)

Tinggalkan Balasan