Berita  

Komnas HAM Surati Kejagung untuk Penyelidikan Kasus Pembunuhan Munir

Komnas HAM Surati Kejagung untuk Penyelidikan Kasus Pembunuhan Munir
Komnas HAM Surati Kejagung untuk Penyelidikan Kasus Pembunuhan Munir

JAKARTA – Komnas HAM akan bersurat ke Kejaksaan Agung (Kejagung), setelah membentuk tim ad hoc penyelidikan pelanggaran HAM berat terkait pembunuhan aktivis Munir Said Thalib.

Namun, Komnas HAM masih menunggu konfirmasi dari pihak eksternal, yang dimasukkan ke dalam tim ad hoc. “SPDP, surat perintah dimulainya penyelidikan, itu akan kita sampaikan,” ujar Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam konferensi pers, Rabu (7/9).

“Dalam waktu dekat, tim akan mulai bekerja untuk melakukan penyelidikan projustitia, berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000,” sambungnya.

Penyelidikan dugaan pelanggaran HAM berat pembunuhan Munir, baru bisa dimulai setelah SPDP diserahkan ke Kejagung. Pada kesempatan itu, Taufan mengumumkan lima orang yang masuk ke dalam tim ad hoc.

Dua di antaranya, berasal dari internal Komnas HAM, yakni dirinya sendiri dan Sandrayati Moniaga. Lalu, tiga anggota tim ad hoc lainnya berasal dari eksternal Komnas HAM.

Taufan menjelaskan bahwa baru satu orang yang masuk ke dalam tim ad hoc, yakni Usman Hamid, selaku Diektur Eksekutif Amnesty International Indonesia. “Dua lagi kami sedang menghubungi dan meminta kesediaannya,” ungkap Taufan.

Menurutnya, tiga pihak eksternal Komnas HAM yang ditetapkan ke dalam tim ad hoc, berasal dari masyarakat sipil, termasuk Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM). Lima anggota tim ad hoc memutuskan dalam rapat paripurna Komnas HAM pada Selasa (6/9) lalu.

di belakang, aktivis HAM Munir dibunuh pada 7 September 2004 di langit Rumania, saat berada di dalam pesawat Garuda Indonesia, dengan rute penerbangan Jakarta menuju Amsterdam.

Adapun dugaan pelanggaran HAM berat ini menutup kemungkinan masa penyidikan perkara pidana biasa, yakni 18 tahun.

Note:
Berita ini di ambil secara otomatis dari:

Media: D E T A K . C O

Penerbit:

Tanggal Terbit: 2022-09-08 03:36:20

Semua hak cipta atas postingan ini adalah milik D E T A K . C O

Tinggalkan Balasan