Anggota Brimob Iptu Laurens Tenine Bukan Meninggal karena Vaksin

oleh -3 views

Suara.com – Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono menegaskan, anggota Brimob Polda Maluku, Iptu Laurens Tenine, meninggal dunia karena tertular COVID-19, bukan akibat vaksinasi yang diterimanya.

“Sampel uji COVID-19 (RT-PCR) dilakukan di RS Haulussy Ambon dengan hasil positif,” kata Argo dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.

Argo menjelaskan, Polda Maluku telah memeriksa dan memastikan bahwa Iptu Laurens Tenine yang menjabat sebagai anggota Brimob Polda Maluku itu meninggal dunia akibat terjangkit COVID-19.

Menurut Argo, kronologis kematian anggota Brimob, saat itu keluarga pasien datang ke RS Bhayangkara dengan keluhan tidak sadarkan diri.

Baca juga:
PERIKSA FAKTA: Dapatkah Vaksin Covid-19 Benar-benar Merusak Sel Otak dan Sel Darah?

Setelah diperiksa oleh dokter penanggung jawab UGD, tidak ada respon terhadap nafas dan denyut nadi. Selanjutnya dilakukan resusitasi jantung paru selama 1 siklus, dan dinyatakan tidak berhasil.

“Pasien juga sudah diperiksa rekam jantungnya menggunakan EKG. Hasilnya tidak ada respon (tidak ada respon). Refleks pupil dan kornea negatif dan dinyatakan meninggal pada pukul 07.17 WIT,” kata Argo.

Iptu Laurens Tenine meninggal dunia pada Minggu (4/4). Sehari sebelumnya, anggota Brimob itu mengeluhkan sesak napas, Sabtu (3/4).

Komandan Kompi Batalyon A Brimob diketahui ikut serta dalam vaksinasi massal COVID-19 di Polda Maluku, Selasa (30/3).

Baca juga:
Review Drive Thru Vaccination di Medan, Ini Kata Panglima TNI