Alasan Gugus Tugas Covid-19 Terkait Penurunan Jumlah Tes

  • Bagikan
Alasan Satgas Covid-19 soal Jumlah Testing Menurun

Akses Disini, Jakarta — Selama implementasi kebijakan PPKM Darurat yang saat ini disebut PPKM level 3-4, pemerintah menargetkan bisa menguji lebih dari 320 ribu orang per hari.

Namun, selama ini pengujian atau pemeriksaan yang dilakukan seringkali jauh dari target. Padahal, hanya mencapai 100 ribu orang per hari. Jumlah tersebut belum mencapai setengah dari target yang ditetapkan.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengungkapkan, kondisi tersebut disebabkan oleh dua faktor. Dua faktor tersebut adalah penambahan jumlah kasus harian dan karakter varian Delta yang lebih menular.

“Kesulitan ini terkait erat dengan jumlah kasus tambahan harian yang konstan, angka harian di atas 10.000 dalam sebulan terakhir. Ditambah dengan munculnya varian Delta yang karakteristiknya lebih menular, tercatat ada 661 kasus di Provinsi Jawa-Bali saat ini,” jelas Prof Wiku dalam konferensi pers di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (22/7/ 2021).

“Karakteristik varian Delta yang sangat menular memberikan tekanan besar pada fasilitas perawatan kesehatan dan laboratorium, serta berbagai elemen lainnya. Hal ini berpotensi terjadinya keterlambatan pencatatan,” lanjutnya.

Prof Wiku menjelaskan, target nasional pengujian saat ini memprioritaskan tersangka dan kontak dekat kasus terkonfirmasi. Hal itu untuk menekan angka positif nasional yang hingga pekan ketiga Juli mencapai 28,27 persen.

Selain itu, kata Prof Wiku, untuk melihat kondisi pengujian COVID-19 secara keseluruhan, ada baiknya melihat data pengujian mingguan sesuai dengan rekomendasi World Health Organization (WHO). Sebab, jika dilihat secara harian, data pengujian yang ada akan terlihat dinamis naik turun.

Editor: Alfian Risfil A

  • Bagikan