Akui Tangani Kasus Korupsi di Pemkot Cilegon, Kejaksaan Masih Rahasiakan Nama OPD

  • Bagikan

CILEGON – Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon mengaku sedang menangani kasus korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon. Bahkan penanganan kasus tersebut sudah dalam tahap penyidikan.

Meski begitu, Kejari Cilegon masih enggan membeberkan nama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kasus yang sedang diusut.

Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon, Ely Kusumastuty menjelaskan, pihaknya telah menandatangani surat keputusan peningkatan status penyidikan menjadi penyidikan kasus yang ditangani Seksi Pidana Khusus (Pidsus).

“Saya menandatangani (surat perintah penyidikan) tadi pagi,” kata Ely kepada wartawan di kantor Kejari Cilegon, Kamis (22/7).

Pertimbangan Ely tidak mengungkap nama OPD dan kasus yang ditangani adalah kondisi pandemi Covid-19. Dimana, pemerintah saat ini fokus pada Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM).

Ely khawatir jika pihaknya mengungkap nama OPD dan kasusnya akan menimbulkan kegaduhan dan mengganggu pelaksanaan PPKM Darurat.

Ely memastikan peningkatan status dari penyidikan ke penyidikan setelah melalui serangkaian pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan pengumpulan barang bukti.

Ia pun mengaku sudah berkoordinasi dengan Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian.

“Ini bentuk komitmen kami dengan Pemkot, saya dan Walikota sudah sepakat untuk reformasi birokrasi, tidak ada yang salah dengan pelayanan, yang salah adalah orangnya,” ujarnya.

Ely mengaku akan mengungkap kasus tersebut ke publik setelah penerapan PPKM Darurat di Kota Cilegon.

“Dalam satu hingga dua minggu ke depan kami akan mengungkapkan semuanya,” kata Ely. (Bayu Mulyana)

  • Bagikan