AHY Maafkan Kader yang Hadiri KLB Kubu Moeldoko, Tapi Tidak Bisa Dilupakan

oleh -3 views

Suara.com – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak akan melupakan kader partainya yang ikut dalam kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang. Apalagi mereka mendukung Moeldoko.

AHY mengatakan, meski tidak melupakan sikap kadernya, ia sudah memaafkannya.

Prinsip kami sederhana, memaafkan tapi tidak dilupakan. Maafkan tapi jangan lupa, ujarnya saat bertemu dengan pimpinan DPC-DPD di Kedai Hutan Cempaka Prigen, Kabupaten Pasuruan, Senin (5/4/2021). ) malam.

Kini pemerintah menolak pengurus KLB Deli Serdang versi Partai Demokrat yang mengusung Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purnawirawan) Moeldoko – mantan Panglima TNI – sebagai ketua baru.

Baca juga:
Partai Demokrat Moeldoko sesumbar: Ambil jalur hukum ke Mahkamah Agung

Menurut AHY, upaya kudeta Partai Demokrat yang dilakukan kubu Moeldoko telah membuat kader partai berlambang belas kasihan di Tanah Air marah, sedih, dan kecewa selama dua bulan terakhir.

“Tentu mereka punya hak untuk marah, mereka punya hak untuk tidak menerima begitu saja, setelah seakan-akan tidak terjadi apa-apa. Mereka tentu punya hak untuk bertindak seperti itu,” ujarnya.

Namun, AHY mengingatkan bahwa semua sebagai sesama manusia harus membuka pintu pengampunan, namun ada juga tata cara jika satu orang merasa kasihan atas perbuatannya, kemudian kembali lagi dan tidak melakukan hal yang sama.

Dilihat dari sikap dan tingkah lakunya. Apakah ada perubahan? Ini tidak harus hitam putih, tapi sebuah proses dan hal yang lumrah dalam organisasi. Namanya pengembangan organisasi, artinya pengembangan manusia, yang tidak bisa memiliki cita rasa yang sama. dicek sendiri-sendiri karena beda. semuanya, ”ujarnya.

“Saya cegah agar tidak bisa memaafkan mereka semua,” kata putra tertua mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Baca juga:
Demokrat dari kubu AHY pergi ke kubu Moeldoko: minta maaf kepada rakyat dan Jokowi

Kepada siapapun yang akan bergabung dan menyampaikan penyesalan, kata AHY, tidak apa-apa karena pihaknya tidak pernah mencari masalah sejak awal.

Di sisi lain, terkait rencana Demokrat versi KLB yang berencana menggugat anggaran rumah tangga partai ke Pengadilan Tata Usaha Negara, AHY tidak gentar dan menegaskan kesiapannya.

“Kami selalu memiliki kesiapan untuk menghadapi situasi apapun. Tapi saran saya pikirkan dulu, jangan sampai menggali lebih dalam lagi,” kata suami Annisa Pohan ini. (Antara)